Tersambar Percikkan Kembang Api, Satu Unit Rumah Warga di Talaud Ludes Dilalap Si Jago Merah

Talaud,BAROMETERSULUT.com- Jelang malam perpisahan tahun biasanya menjadi satu momentum sukacita dan kebahagiaan bagi semua orang, namun hal itu justru tidak bagi keluarga Mahadur- Tamaheang warga Desa Kalongan kecamatan Kalongan Kabupaten Talaud.

Detik-detik perpisahan tahun 2023 ke 2024 Minggu (31/12/2023) mereka harus kehilangan rumah yang terbakar akibat permaian kembang api.

Kepala Desa Kalongan Jhon Bawenti saat dikonfirmasi media ini pasca kejadian tersebut mengatakan bahwa
kebakaran tersebut diakibatkan beberapa orang anak sedang bermain kembang api jenis petasan gasing didepan rumah milik keluarga Mahadur- Tamahaeng tersebut.

Disaat bersamaan pemilik rumah sedang melakukan aktivitas kesehariannya sebagai penjual bensin sedang menuangkan bahan bakar jenis bensin kedalam botol.

Baca juga:  BI Sulut Gelar "Kawanua Digifest Basuara" di Kotamobagu,Dorong Warga BMR Manfaatkan Sistim Pembayaran Digital

” Disaat bersamaan itu tanpa disengaja percikkan api petasan yang dimainkan anak-anak menyambar botol bensin dan terjadilah musibah kebaran tersebut” ujar Jhon Bawenti sambil menambahkan pemerintah dari pusat hingga kedaerah telah mengingatkan masyarakat berhati-hati bermain petasan ditengah pemukiman.

Sementara anak pemilik rumah menuturkan peristiwa kebakaran itu terjadi dalam waktu cepat sehingga hampir semua barang berharga ludes terbakar.

” Api sangat besar, sehingga yang dapat kami selamatkan hanya 1 unit Laptop dan Handphone.” Katanya.

Pantauan media ini, berkat peralatan sederhana dan bantuan warga, api berhasil dipadamkan selang dua jam kemudian. Kondisi api yang cepat membesar di picu karena dalam rumah tersebut banyak bahan bakar bensin yang siap di jual.

Baca juga:  Tragis, Anak Kembar di Talaud Terseret Arus Sungai, Satu di Temukan Sudah Tak Bernyawa

Meski tidak ada korban jiwa, akibat musibah kebakaran tersebut 1 orang dilarikan ke Puskesmas karena mengalami luka bakar, sementara kerugian material ditaksir senilai ratusan juta rupiah.(ocha)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *