BITUNG,Barometersulut.com – Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.H., mengambil langkah tegas namun humanis dengan turun langsung ke lokasi aksi saling serang antar kelompok anak muda di kawasan Pasar Tua dan Kombos, Kelurahan Bitung Tengah, Kecamatan Maesa. Kehadiran orang nomor satu di kepolisian kota Bitung ini pada Minggu (23/08/2026) malam berhasil meredam eskalasi konflik secara cepat, sehingga situasi kembali kondusif tanpa menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.
Keributan yang terjadi sekitar pukul 20.40 WITA tersebut langsung direspons oleh Tim Gabungan Polres Bitung, Polsek jajaran, TNI, dan Satpol PP. Sinergi lintas lembaga ini memastikan pengendalian situasi berjalan efektif sebelum konflik meluas atau menyebabkan kerusakan properti.
Pasca pengamanan lokasi, AKBP Arie Sulistyo Nugroho tidak segera meninggalkan area. Ia justru melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah setempat dan membuka ruang dialog langsung dengan warga dari kedua pihak yang berselisih. Dalam pertemuan tersebut, Kapolres mendengarkan keluhan masyarakat secara empatik sekaligus menyampaikan pesan perdamaian.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menahan diri, jangan mudah terprovokasi dan jangan menyelesaikan persoalan dengan kekerasan. Mari kita kedepankan komunikasi dan persaudaraan demi keamanan bersama,” ujar AKBP Arie Sulistyo Nugroho.
Ia menegaskan bahwa Polri mengedepankan pendekatan preventif dan persuasif dalam menangani konflik sosial, terutama yang melibatkan generasi muda. Namun, ia juga memberi peringatan keras bagi siapa pun yang tetap nekat melanggar hukum,
“Apabila ditemukan adanya tindak pidana, tentu akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku. Kami ingin Kota Bitung tetap aman, damai dan kondusif. Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Polres Bitung juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, terutama melalui media sosial yang berpotensi memicu provokasi ulang. Warga diminta segera melaporkan kepada kepolisian apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas, agar dapat dicegah sebelum berkembang menjadi konflik fisik.
Dengan sinergi Polri, TNI, pemerintah daerah, dan partisipasi aktif masyarakat, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Bitung terus dijaga agar tetap stabil. Respons cepat dan kehadiran pimpinan tertinggi kepolisian di lapangan menjadi bukti nyata komitmen institusi dalam melindungi warga sekaligus memulihkan kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.
(RoMo)






