Impian Bertahun-Tahun Terwujud: Pulau Bebalang Kini Menikmati Listrik 24 Jam Penuh

SANGIHE,Barometersulut.com-  Senyum bahagia menyelimuti masyarakat Pulau Bebalang, Kecamatan Manganitu Selatan, Kabupaten Kepulauan Sangihe (Sulut).

Betapa tidak, Setelah sekian lama bergantung pada penerangan terbatas, pulau yang terletak di perbatasan utara Indonesia ini akhirnya resmi menikmati akses aliran listrik 24 jam nonstop.

Program percepatan kelistrikan desa dan pulau terluar ini menjadi tonggak sejarah baru dalam meningkatkan taraf hidup dan perekonomian warga lokal.

Kehadiran listrik penuh waktu ini membawa dampak langsung pada sektor perikanan, aktivitas pendidikan anak-anak sekolah di malam hari, hingga peluang usaha mikro bagi masyarakat setempat.

Apresiasi dari anak pulau
rasa haru dan syukur diungkapkan oleh Niklas Silangen, salah satu tokoh Nusa Utara  asal Pulau Bebalang, ketika di hubungi via telpon seluler Minggu (16/8).

ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada pemerintah pusat dan daerah atas komitmen yang direalisasikan bagi masyarakat pulau.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur Sulawesi Utara Bapak Yulius Selvanus,ini adalah hadiah terindah menjelang Hut Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81 tahun.

Kehadiran listrik 24 jam ini adalah mimpi yang jadi kenyataan bagi kami anak pulau. Sekarang anak-anak bisa belajar tanpa terbatas kegelapan malam, dan nelayan bisa menjaga kesegaran hasil tangkapan lebih lama,” ujar Niklas dengan penuh semangat bercampur rasa syukur.

Dampak Positif Masuknya Listrik 24 Jam;

Pendidikan: Memudahkan pelajar mengakses fasilitas digital serta belajar malam hari tanpa hambatan.
Ekonomi Perikanan: Hasil tangkapan laut dapat disimpan menggunakan mesin pendingin (freezer), menjaga kualitas dan nilai jual ikan.

Kesejahteraan Masyarakat: Mendorong pertumbuhan UMKM lokal serta membuka akses komunikasi dan informasi yang lebih stabil.

Langkah ini menegaskan komitmen pemerataan pembangunan infrastruktur dasar dari wilayah perkotaan hingga ke pelosok kepulauan terluar di Sulawesi (wandi)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari BAROMETER SULU di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *