Kapolres dan Dandim 1310/Bitung Perkuat Sinergitas, Komitmen Jaga Kamtibmas Pasca Transisi Kepemimpinan

BITUNG,Barometersulut.com – Polres Bitung dan Kodim 1310/Bitung menggelar kegiatan Solidaritas TNI–Polri di Cafe Daong Lemong, Girian, Selasa (14/07/2026) malam. Pertemuan ini menjadi momentum penguatan koordinasi antar institusi di masa transisi kepemimpinan kepolisian setempat.

 

Bacaan Lainnya

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.H., Dandim 1310/Bitung Letkol Inf. Dewa Made DJ, Wakapolres Kompol JH. Daniel Korompis, Kasdim Mayor CPM Samsuri Usman, Kabag Ops AKP Nofri Sadia, Pasi Ops Lettu Inf. Edyson Kasenda, jajaran Pejabat Utama Polres, serta personel Kodim 1310/Bitung.

 

Kegiatan ini tidak hanya bersifat silaturahmi, tetapi juga menjadi forum penyamaan persepsi terkait pelaksanaan tugas operasional. Kedua institusi menyepakati pentingnya koordinasi intensif dalam sejumlah agenda prioritas yang meliputi Penanganan potensi konflik sosial vertikal maupun horizontal, deteksi dini gangguan kamtibmas dan penegakan hukum yang profesional, humanis, dan berkeadilan

 

Sinergi ini dinilai krusial mengingat Kota Bitung baru saja melewati fase pergantian Kapolres dari AKBP Albert Zai kepada AKBP Arie Sulistyo Nugroho pada 9 Juli 2026 lalu. Kontinuitas stabilitas keamanan pasca transisi memerlukan fondasi komunikasi yang kuat antara Polri dan TNI.

 

Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho menegaskan bahwa sinergitas TNI–Polri merupakan prasyarat mutlak terciptanya kamtibmas yang kondusif.

 

“Soliditas TNI dan Polri adalah kekuatan utama dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Melalui komunikasi yang baik, saling mendukung, dan kebersamaan seperti ini, kita semakin memperkuat komitmen untuk menjaga Kota Bitung tetap aman, damai, dan kondusif,” ujar AKBP Arie.

 

Ia menambahkan bahwa sinergi yang harmonis akan terus dibangun demi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara, bukan sekadar formalitas antar-institusi.

 

Sebagai penutup kegiatan, Kapolres dan Dandim memimpin sesi bernyanyi bersama seluruh personel. Momen ini dimaknai sebagai simbol bahwa soliditas TNI–Polri tidak hanya terbangun dalam pelaksanaan tugas formal, tetapi juga melalui ikatan kekeluargaan yang tulus di luar jam dinas.

 

(RoMo)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari BAROMETER SULU di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *