TALAUD, Barometersulut.com- Kabut asap menyelimuti wilayah Sulawesi Utara termasuk Kabupaten Talaud dalam beberapa hari terakhir.
Berdasarkan pantauan pada Senin, 12 hinggah 14 Oktober 2026, kabut asap tampak masih terlihat dan belum sepenuhnya menutupi jarak pandang. Aktivitas kendaraan dan sejumlah objek masih terlihat jelas.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Kadis DLH) Kabupaten Kepulauan Talaud Denny Essing menyebutkan kondisi ini perlu mendapat perhatian bersama karena berpotensi mempengaruhi kualitas udara dan kesehatan masyarakat.
“Terkait kabut asap yang sudah beberapa hari terjadi di wilayah Sulawesi, termasuk talaud, kami dari DLH memandang kondisi ini perlu mendapat perhatian bersama,” ujar Denny melalui pesan WhatsApp Kepada Barometersulut.com
Menurutnya, untuk memastikan penurunan kualitas udara di talaud, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan BMKG terkait data pemantauan serta sebaran dan arah pergerakan asap.
“Untuk memastikan apakah kualitas udara di talaud mengalami penurunan, kami masih perlu melihat data pemantauan dan berkoordinasi dengan BMKG,” terangnya.
Lebih lanjut, Denny mengimbau masyarakat agar tidak panik dan tetap waspada. Jika kabut semakin pekat, warga diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker.
“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada. Jika kabut semakin pekat, sebaiknya kurangi aktivitas di luar ruangan dan tetap mengunakan masker untuk mengurangi paparan asap,” tutupnya.(Ocha)







