MANADO, Barometersulut.com– Bupati Minahasa Utara Joune Ganda menyambut langsung kedatangan Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan (Zulhas) di Manado
Salah satu agenda utama yakni Pembukaan Resmi Musyawarah Nasional (Munas) Koalisi Pemerintah Daerah Penghasil Kelapa (Kopek) II Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 7 Oktober 2026.
Selain agenda diatas, Zulhas juga bakal melaksanakan sejumlah rangkaian kegiatan lainnya diantaranya menghadiri Pasar Murah Menko Pangan dan Special Remarks World Coconut Day 2026 pada 8 Oktober 2026.
Diketahui, Zulhas tiba di Bandara Sam Ratulangi sekitar pukul 15.25 WITA dan langsung disambut Gubernur Yulius Selvanus dan dijamu di ruang VVIP.
Bupati Joune Ganda sendiri menghadiri kegiatan nasional tersebut juga mewakili Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten seluruh Indonesia(Apkasi) Bursah Zarnubi.
” Yang jelas kedatangan Menko Zulhas ke Sulawesi Utara kali ini membawa sejumlah agenda penting yang berkaitan dengan sektor pangan khususnya potensi komoditas kelapa di Sulut termasuk di Kabupaten Minahasa Utara.”ucap Joune Ganda.
Joune Ganda menambahkan, rangkaian agenda tersebut menjadi momentum penting bagi Sulawesi Utara untuk memperkuat posisi komoditas kelapa, sekaligus mendorong peningkatan nilai tambah dan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor tersebut.
Jadi kata Joune Ganda, kedatangan Menko Pangan ke Sulut tidak hanya menjadi agenda seremonial, akan tetapi menjadi momentum strategis memperkuat sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah dalam urusan ketahanan pangan, stabilitas harga, hingga pengembangan komoditas kelapa.
” Secara ekonomi, momentum World Coconut Day 2026 sekaligus menjadi panggung bagi Sulut dan Minahasa Utara dalam memperkenalkan potensi kelapa daerah kepada jejaring nasional maupun internasional dan mendorong hilirisasi agar komoditas kelapa memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi petani dan masyarakat secara global.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut diatas, Bupati Joune Ganda didampingi oleh kadis Pertanian Bertha Loutje Katuuk dan Kadis Perindustrian Agnes Tumangkeng.(nando adam)







