MINUT, Barometersulut.com- Akselerasi pelayanan publik dan keterpaduan program kerja antarinstansi menjadi fokus utama jajaran Pemerintah Kecamatan Talawaan.
Guna memastikan roda pemerintahan berjalan seirama, sebuah Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral digelar di Balai Pertemuan Kantor Desa Warisa pada Selasa (30/6/2026).
Agenda strategis yang dipimpin langsung oleh Camat Talawaan, Ruben Lengkong ini membongkar sekat-sekat birokrasi demi melahirkan pola kerja yang terintegrasi, mulai dari level kelurahan/desa hingga instansi vertikal.
Menurut Ruben, esensi utama dari pertemuan berkala ini bukan sekadar seremonial tatap muka, melainkan ruang evaluasi untuk menyinkronkan seluruh gerak langkah pelaksana kebijakan di lapangan.
”Sinkronisasi dan integrasi adalah harga mati dalam penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan responsif. Kita tidak bisa lagi bekerja secara terisolasi. Ego sektoral harus dikesampingkan agar seluruh program dari tingkat kabupaten bisa mendarat dengan mulus dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Talawaan,” tegas Ruben di hadapan peserta rapat.
Pantauan di lokasi, forum koordinasi ini dihadiri oleh jajaran internal kecamatan, termasuk Sekretaris Kecamatan (Sekcam) serta para aparatur sipil, baik ASN maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) setempat.
Keterpaduan instansi juga terlihat dengan hadirnya perwakilan dari Koramil, Kepala Puskesmas Talawaan, pihak Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), serta utusan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).
Tak ketinggalan, para Hukum Tua (Kumtua), Sekretaris Desa (Sekdes), hingga perwakilan perangkat desa se-Kecamatan Talawaan turut ambil bagian dalam merumuskan solusi pelayanan publik.
Menariknya, rakor kali ini tidak hanya melulu membahas urusan administratif di atas kertas. Sebagai wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat, momentum tersebut dirangkaikan dengan penyaluran hak-hak masyarakat rentan.
Pemerintah Desa Warisa memanfaatkan kehadiran para pemangku kebijakan untuk menyerahkan langsung Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa kepada warga prasejahtera.
Sebanyak 13 keluarga penerima manfaat (KPM) diundang langsung ke lokasi guna menerima hak mereka.
Proses penyerahan bantuan tunai yang disaksikan langsung oleh Camat Ruben Lengkong beserta unsur Forkopimcam ini berjalan dengan transparan, sekaligus menjadi bukti nyata akuntabilitas pemanfaatan dana desa yang tepat sasaran. (Nando Adam)







