TOMOHON, Barometersulut.com-Kementrian Pertahanan dan Bela Negara menggelat Kegiatan Pelatihan Kader Bela Negara, Selasa(29/9/2026) di aula Rindam XIII/Merdeka.
Diketahui Kegiatan tersebut dibuka lewat upacara yang dipimpin oleh Kepala Pusat Bela Negara Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Parluhutan Marpaung di Rindam XIII/Merdeka, Kota Tomohon Provinsi Sulawesi Utara.
Adapun kegiatan yang berlangsung sejak selasa hingga kamis 1 Oktober 2026 dan diikuti oleh sebanyak 310 peserta yang terdiri dari ASN, karyawan BUMS, BUMN hingga pekerja profesional.
” Yang pasti, Kegiatan ini dipastikan bukan merupakan bentuk latihan militer fisik.” Ujar Brigjen TNI Parluhutan Marpaung usai pembukaan kegiatan tersebut.
Marpaung menegaskan, kegiatan berskala nasional ini memang dinamakan Latihan Kader Bela Negara, tetapi bukan melaksanakan latihan (fisik militer). Kegiatan dilakukan di ruangan, kita sharing dan sampaikan materi terkait bela negara.
Ia menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat dalam mengimplementasikan nilai-nilai bela negara pada kehidupan sehari-hari.
Terlebih lagi, masyarakat saat ini dihadapkan pada tantangan era kognitif melalui media digital yang marak dengan penyebaran berita bohong (hoax) serta disinformasi.
”Bagaimana masyarakat kita menyikapi hal tersebut, nah itu adalah bagian dari bela negara,” tukasnya.
Dia menambahkanSetelah menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan, para peserta akan menerima sertifikat resmi dan secara resmi diangkat menjadi Kader Bela Negara. Mereka diharapkan dapat berperan aktif sebagai ‘Duta Bela Negara’ di lingkungan tempat kerja masing-masing.
Selain itu, pentingnya peran seluruh komponen bangsa dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sesuai dengan amanat Pancasila dan UUD 1945, agar bangsa ini terhindar dari berbagai ancaman dan gangguan dari luar.
Pelaksanaan kegiatan di respon positif dari Pemerintah Provinsi Sulut yang diwakili oleh Kaban Kesbangpol Johnny Alfriets Alexander Suak, S.E., M.Si. dan Wali Kota Tomohon yang di wakili oleh Asisten II Masna.J.M. Pioh S.sos.
”Kami langsung merespons dan mengutus para pejabat yang ada, mulai dari Kepala Dinas, Asisten, Kepala Bagian, Camat, Lurah, hingga ASN di lingkungan Pemerintah Kota Tomohon. Kami melihat ini merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah untuk bersama-sama melakukan bela negara,” ujar perwakilan Pemkot Tomohon.
Dengan hadirnya para Kader dan Duta Bela Negara ini, diharapkan nilai-nilai kebangsaan dan ketahanan digital dapat tersosialisasi secara meluas di tengah masyarakat.(wandi)







