MANADO, Barometersulut.com- Seperti tahun-tahun sebelumnya tradisi penamatan di lingkungan sekolah baik mulai dari pendidikan Dasar, Menengah dan Atas kembali di keluhlan oleh orang tua murid. Dimana ” Kebiasaan” itu terkait dengan biaya yang dirasakan oleh orang tua siswa.
Banyak keluhan bahkan kritikan orang tua siswa ternyata mendapat perhatian pemerintah serta para wakil rakyat.
Salah seorang wakil rakyat di DPRD Sulut Hj Amir Liputo, SH angkat bicara.
“Mengingat keadaan ekonomi orang tua siswa lagi kurang baik, maka harap dibuat sederhana. Yang penting adalah khidmat, sukses, dan penuh rasa syukur,” jelas Hj Amir Liputo,SH
(04/6/2026).
Amir Liputo menambahkan, banyaknya keluhan yang disampaikan orang tua setiap akhir tahun pelajaran, harusnya Dinas pendidikan Se-Sulut memberikan imbauan dan memantau proses penamatan yang memberatkan orang tua dari sisi ekonomi.
” Proses penamatan bukan akhir dari pendidikan, justru awal dari perjalanan anak untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi” katanya.
Dia menambahkan, keluhan para orang tua terkait kegiatan penamatan itu, banyak di picu karena hal itu dilakukan pemaksaan pihak sekolah kepada orang tua siswa.
” Hal ini dapat diinkasikan tindakan pungutan liar yang bersembunyi di balik alasan kesepakatan komite sekolah” tukas Amir Liputo dengan gaya khasnya.(Wandi)







