Kajati Sulut Tanam 1.000 Bibit Cabai di Sangihe, Dorong Ketahanan Pangan dan Penguatan Pertanian Kepulauan

Tahuna, BAROMETERSULUT.com— Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, Jacob Hendrik Pattipeilohy, mengikuti seremoni penanaman 1.000 bibit cabai lokal di Kampung Lenganeng, Kecamatan Tabukan Utara, di sela kunjungan kerjanya ke Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan melalui kerja sama antara Kejaksaan Negeri Kepulauan Sangihe dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe. Kehadiran Kajati Sulut di tengah masyarakat dan para petani dinilai sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap pengembangan sektor pertanian di daerah kepulauan.

Dalam sambutannya, Pattipeilohy mengaku memiliki perhatian besar terhadap sektor pertanian. Ia mengatakan, setiap kunjungan kerja yang dilakukan selalu diupayakan memberi dampak positif bagi masyarakat, termasuk melalui kegiatan penanaman seperti ini.

“Dari satu yang kita tanam, ada kehidupan yang Tuhan berikan di situ. Ini sangat luar biasa,” ujar Pattipeilohy.

Ia menegaskan pentingnya sinergi antarinstansi dalam mendukung penguatan ketahanan pangan nasional, sejalan dengan program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

“Terutama masalah ketahanan pangan yang sekarang memang menjadi bagian daripada Astacita. Seberapa yang kita bisa, kita bikin. Sekecil apapun, tetap kita lakukan,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja Kajati Sulut yang dirangkaikan dengan kegiatan penanaman bibit cabai tersebut.

Menurut Thungari, kehadiran Kajati Sulut bukan hanya menjalankan tugas kelembagaan, tetapi juga menunjukkan dukungan nyata terhadap pembangunan daerah, khususnya dalam mendorong pengembangan sektor pertanian dan ketahanan pangan di wilayah kepulauan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten dan seluruh masyarakat Kepulauan Sangihe, kami menyampaikan selamat datang dan terima kasih kepada Kajati Sulut yang telah terlibat langsung dalam kegiatan penanaman bibit cabai hari ini,” ungkap Thungari.

Ia menilai keterlibatan Kejati Sulut menjadi suntikan semangat dan dukungan moral yang sangat berarti bagi para petani dan masyarakat Sangihe.

Lebih lanjut, Thungari berharap momentum kunjungan kerja tersebut dapat memperkuat sinkronisasi program antara pemerintah daerah dan pihak terkait dalam menopang perkembangan sektor pertanian, termasuk pemanfaatan teknologi serbaguna yang sesuai dengan kondisi geografis daerah kepulauan.

“Kami berharap produktivitas dan ketahanan pertanian masyarakat dapat terus meningkat, sehingga sektor pertanian benar-benar menjadi kekuatan ekonomi masyarakat di daerah kepulauan,” tutupnya.

Yuk! baca berita menarik lainnya dari BAROMETER SULU di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *