Tahuna, BAROMETERSULUT.com– Gereja tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter masyarakat.
Hal ini ditekankan Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-56 Jemaat Karmel Bawe’e Kalaengbatu pada Minggu (10/3).
Dalam sambutannya, Bupati Thungari menyoroti bagaimana gereja turut berkontribusi dalam menjaga persatuan dan menangkal pengaruh negatif, terutama di tengah perkembangan era digital.
Ia mengajak jemaat untuk tetap berpegang teguh pada nilai-nilai budaya Sangihe yang berakar pada falsafah Matilang, Mateleng, Mateling, Suralungu Metatengkang (Mawantuge).
“Di tengah pesatnya arus informasi digital, kita harus lebih waspada terhadap pengaruh yang dapat menggerus nilai-nilai kebangsaan dan persatuan. Gereja memiliki peran strategis dalam membentuk karakter masyarakat yang kuat dan berintegritas,” ujar Thungari.
Lebih lanjut, ia mengapresiasi kontribusi gereja dalam menjaga kebersamaan serta memperkuat iman jemaat di Kepulauan Sangihe.
Menurutnya, tantangan yang dihadapi gereja selama 56 tahun ini merupakan bagian dari pemurnian iman yang semakin memperkokoh kesatuan jemaat.
Selain itu, Thungari juga mengapresiasi dedikasi para pendeta, majelis jemaat, dan panitia yang telah berkontribusi dalam perjalanan panjang gereja ini.
Ia berharap kebersamaan yang telah terjalin dapat terus menjadi kekuatan dalam membangun masyarakat yang religius dan harmonis.
Perayaan HUT ke-56 Jemaat Karmel Bawe’e Kalaengbatu sendiri diawali dengan ibadah syukur dan berbagai rangkaian acara yang melibatkan seluruh warga jemaat.
Kegiatan ini menjadi momentum refleksi bagi gereja dalam menjalankan perannya di tengah masyarakat.







