Pelayanan PT PLN UP3 Tahuna Disorot, Manager Beri Jawaban Klasik Hinga Pj Bupati Bicara

Tahuna, BAROMETERSULUT.com– Beberapa minggu terakhir ini listrik di Kabupaten Kepulauan Sangihe sering mengalami padam.

Di beberapa titik di Kota Tahuna maupun di Kecamatan lainnya, pemadaman listrik tak menentu.

Bacaan Lainnya

Hal ini pun jadi sorotan dikalangan masyarakat. Sebab, kinerja PLN dinilai tak maksimal.

Masyarakat pun merasa kecewa. Mereka menilai, pihak PLN UP3 Tahuna tidak menjadwalkan terkait pemadaman. Padahal, sosialisasi itu sangat penting.

“Sebagai masyarakat pengguna jasa PT PLN, kami sangat kecewa dengan pelayanan PLN UP3 Tahuna terkait dengan pemadam listrik yang tidak terjadwal,” ujar Gunfanus Takalawangen.

Dirinya menyebutkan, tak sedikit masyarakat mengeluhkan pelayanan PLN saat ini. Imbasnya, banyak alat elektronik yang rusak akibat pemadaman listrik.

“Pemadam listrik ini terjadi seketika. Terus terang, saat ini banyak masyarakat mengeluahkan pemadaman ini, baik di instansi-instansi, maupun rumah pribadi, banyak alat elektronik yang mengalami kerusakan,” jelas dia.

Menurut dia, bila ada pemadaman, pihak PLN lebih transparan, untuk dapat memberikan sosialisasi, atau pengumuman bila akan dilakukan pemadaman.

“Maka saya sarankan pihak management PLN ini harus transparan, dinilai perlu melakukan sosialisasi pemberitahuan secara terbuka ke publik. Sehingga masyarakat dapat mengetahui apa yang menjadi kendala terkait pemadaman listrik, hal ini sebaiknya jangan disembunyikan dan lebih transparan. Agar masyarakat paham kenapa terjadi pemadaman,” katanya.

Baca juga:  Dandim 1309/Manado Ancam Pecat Personil Terlibat Narkoba

Ini juga menjadi warning bai PLN UP3 Tahuna, mereka harus konsisten dan punya komitmen dalam pelayanan kepada pelanggan. Karena, hal ini tidak berbanding lurus dengan kondisi yang ada. Apabila ada masyarakat terlambat membayar listrik langsung disegel meterannya.

“Sebagai masyarakat, tentunya kita memiliki hak sebagai konsumen bagaimana kita bisa mendapatkan pelayanan yang baik,” ungkap dia.

Sementara itu Manager PT PLN UP3 Tahuna Muhammad Taufik ketika dikonfirmasi terkait padaman listrik yang tak menentu hanya memberikan jawaban klasik. Dirinya menjelaskan, terjadinya pemadaman listrik saat ini dikarenakan faktor cuaca beberapa minggu lalu.

“Itu diakibatkan karena ada pohon tumbang, sehingga mengenai jaringan listrik, juga ada binatang seperti kelelawar yang nyangkut di kabel listrik,” kata Taufik.

Dia menjelaskan, pihak PLN UP3 Tahuna sementara melakukan perbaikan jaringan listrik.

“Saat ini kami sementara melakukan perbaikan jaringan listrik. Memang ada beberapa jalur yang telah dilakukan pemeliharaan karena faktor bencana tersebut,” jelasnya.

Dia menyebutkan, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada pemilik pohon yang berdekatan dengan jaringan listrik, untuk dilakukan penebangan.

Baca juga:  Dinkes Sangihe Gelar Rakor Sosialisasikan BIAN 2022

“Kami juga sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang memiliki pohon berdekatan dengan jaringan listrik, untuk ditebang. Agar tidak mengenai jaringan listrik dan tidak mengakibatkan pemadaman listrik,” urainya.

Ditambahkannya, sementara melakukan perbaikan, pihaknya juga penormalan. Hanya saja itu dilakukan secara bertahap, tidak bisa dilakukan satu kali.

“Sekarang kami sementara melakukan penormalan, tetapi itu tidak bisa dilakukan sekaligus, itu dilakukan satu persatu hingga normal,” bebernya.

Terkait hal ini Pj Bupati Kepulauan Sangihe dr Rinny Tamuntuan angka bicara. Dimana menurut dia, pemadaman ini sudah meresahkan masyarakat, apalagi sering terjadi.

“Memang beberapa bulan terakhir ini terjadi pemadaman listrik tanpa sepengetahuan masyarakat,” katanya.

Hal ini juga, telah ditindaklanjuti oleh Pj Bupati, dengan memanggil Manager PT PLN UP3 Tahun dan beberapa staf lainnya, untuk ditanyakan apa yang terjadi sekarang ini.

“Kami menyampaikan, kalau pun ada keterbatasan di mesin, harus diberi tahu kalau ada pemadaman. Setidaknya dijadwalkan,” ucap dia.

Pihak Pemkab Sangihe telah melakukan pertemuan dengan Forkopimda terkait permasalahan pemadaman listrik.

“Jadi terkait hal ini, kami sudah melakukan pertemuan bersama dengan forkopimda, dari pertemuan tersebut kami akan bermohon ke pusat terkait keluhan,” tandasnya.

(Christ)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *