MINUT, Barometersulut.com- Pemerintah Kabupaten Minasaha Utara di bawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung (JGKWL) berhasil mendorong kenaikkan Angka Harapan Hidup (AHH) dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) selama periode tahun 2023, 2024, 2025.
Berdasarkan data BPS Minahasa Utara, IHH Minut tahun 2023 sebesar 74,50, tahun 2024 naik menjadi 74,70, dan pada tahun 2025 naik menjadi 75,02.
Bupati Minut Dr Jound Ganda SE.MAP.MM.Msi menegaskan
Tren positif AHH Kabupaten Minahasa Utara selama tiga tahun berturut-turut tersebut didorong oleh beberapa faktor intervensi yang dilakukannya, antara lain tiga hal yang penting, yakni,
PERTAMA, Peningkatan Kualitas Layanan Medis: Perluasan jangkauan Puskesmas, ketersediaan dokter spesialis, dan perbaikan fasilitas rumah sakit daerah.
“Selain ketersediaan tenaga medis saat ini semua puskesmas di Minut telah disiapkan Ambulance dan Ambulance Terapung untuk wilayah kepulauan.”ujarnya.
KEDUA, berkat keberhasil dari Program Jaminan Kesehatan. Jaminan kesehatan gratis atau subsidi (seperti UHC/Universal Health Coverage) bagi warga kurang mampu sehingga masyarakat tidak takut berobat. Saat ini sebanyak 221.759 jiwa, atau 99,11 Persen dari total jumlah penduduk Kabupaten Minahasa Utara yang tercover.
” Soal Sakit pasti torang semua tidak ingikan, namun jika sakit silahkan berobat di Faskes yang disiapkan.Soal kepesertaan BPJS yang tidak aktif akan diaktifkan secara cepat dan gratis.” tukas Joune Ganda.
Faktor yang ketiga tambah Joune Ganda, pihaknya secara konsisten dan
Fokus pada Kesehatan Ibu & Anak.
Katanya, jika fasilitas, layanan, dan akses kesehatan membaik, risiko kematian dapat ditekan sehingga rata-rata perkiraan usia hidup bayi yang baru.
” Untuk pembangunan kesehatan Ibu dan anak Parameternya terlihat atas Keberhasilan dalam menurunkan angka stunting, pemenuhan gizi, serta penurunan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi” ujarnya.
Joune Ganda menambahkan, Peningkatan Angka Harapan Hidup (AHH) selama 3 tahun berturut-turut di Minut merupakan indikator kuat membaiknya kualitas kesehatan masyarakat yang berkontribusi langsung dalam mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Kenaikan AHH secara linier memengaruhi dan mendongkrak nilai IPM Minahasa Utara tiga tahun berturut-turut yakni;
Tahun 2023:76.50
Tahun 2024:77,05
Tahu. 2025: 77.76.
“Program JKN bertujuan untuk memberikan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan. Banyak masyarakat Minut peserta JKN yang merasa sangat terbantu dengan adanya program” tukas Bupati Joune Ganda yang juga Sekjen Apkasi itu sambil menambahkan layanan publik dasar bidang kesehatan ini telah berdampak kepada masyarakat, dia berkomitmen kedepan akan lebih di sempurnakan lagi penerapannya.
Berdasarkan data BPJS Kesehatan, cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Minut telah mencapai sekitar 99 persen. Capaian ini turut mengantarkan Minut meraih penghargaan UHC Award 2026 kategori Madya.
Sementara itu, Ketua DPRD Minahasa Utara Vonny Adele Rumimpunu(VAR) memberikan apresiasi atas komitmen pembangunan pro-rakyat oleh Pemkab Minut khususnya program JKN.
“Komitmen pemerintah Pemkab Minut ini sangat luar biasa, kami DPRD sangat salut dan mendukung. Ke depan kami berharap perlu peningkatan kualitas layanan di fasilitas kesehatan yang lebih baik lagi” ujar Rumimpunu (nandoadam)






