Jakarta, BAROMETER –
PDI Perjuangan belum tertandingi. Hasil survei Litbang Harian Kompas menempatkan partai berlambang banteng moncong putih memuncaki elektabilitas tertinggi yang dimiliki partai politik di Tanah Air hingga Oktober 2021.
“PDIP, tingkat elektabilitas partai politik Oktober 2021 19,1 persen,” demikian hasil survei Litbang Harian Kompas, dikutip dari Harian Kompas, Senin (18/10/2021).
Sementara, posisi kedua diduduki Partai Gerindra. Partai besutan Prabowo Subianto ini mengantongi elektabilitas 8,8 persen.
Angka yang dimiliki Gerindra ini jauh tertinggal dari elektabilitas PDI-P sebagai pemuncak.
Posisi ketiga diraih Golkar dengan persentase elektabilitas 7,3 persen.
Posisi keempat ditempati Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan 6,3 persen elektabilitas dan posisi kelima diraih Partai Demokrat sebanyak 5,4 persen elektabilitas.
Selain elektabilitas partai politik, hasil survei Litbang Harian Kompas juga melaporkan tujuh tokoh yang masuk dalam bursa Calon Presiden ( Capres) dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Nama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Menteri Sosial Tri Rismaharini masuk bursa Capres 2024.
Ahok dan Risma bersama kelima tokoh lainnya, yakni Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil serta Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno.
Kemudian Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD, dan mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo.
Dari hasil survei ini, Litbang Harian Kompas juga memaparkan persentase elektabilitas dalam tiga tahun terakhir yang dimiliki para tokoh tersebut.
Ridwan Kamil, 3,3 persen pada Oktober 2019, 1,9 persen pada Agustus 2020, 2,3 persen pada Januari 2021, 3,4 persen pada April 2021, 5,1 persen pada Oktober 2021.
Selanjutnya, Tri Rismaharini mempunyai elektabilitas 2,3 persen pada Oktober 2019, 1,7 persen pada Agustus 2020, 5,2 persen pada Januari 2021, 2,4 persen pada April 2021, dan 4,9 persen pada Oktober 2021.
Sandiaga Uno 7,3 persen pada Oktober 2019, 5,1 persen pada Agustus 2020, 5,3 persen pada Januari 2021, 3,7 persen pada April 2021, dan 4,6 persen pada Oktober 2021.
Ahok 1,5 persen pada Oktober 2019, 1,8 persen pada Agustus 2020, 3,4 persen pada Januari 2021, 3,1 persen pada April 2021, dan 4,5 persen pada Oktober 2021.
AHY 4,5 persen pada Oktober 2019, 1,3 persen pada Agustus 2020, 2,2 persen pada Januari 2021, 3,3 persen pada April 2021, dan 1,9 persen pada Oktober 2021.
Lalu, Mahfud MD 2,8 persen pada Oktober 2019, 0,9 persen pada Agustus 2020, 0,8 persen pada Januari 2021, 0,9 persen pada April 2021, dan 1,2 persen pada Oktober 2021.
Terakhir, Gatot Nurmantyo 1,8 persen pada Oktober 2019, 1,1 persen pada Agustus 2020, 1,2 persen pada Januari 2021, 2,0 persen pada April 2021, dan 1,1 persen pada Oktober 2021.
Di luar ketujuh nama ini, Litbang Harian Kompas juga melaporkan tiga nama dengan elektabilitas tertinggi.
Ketiganya adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Ganjar meraih elektabilitas 13,9 persen, Prabowo 13,9 persen, dan Anies 9,6 persen.(lhk)







