Tahuna, BAROMETERSULUT.com– Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe mendorong penguatan peran agen desa dalam memperluas akses masyarakat terhadap program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Langkah tersebut dinilai penting mengingat kondisi geografis Sangihe sebagai daerah kepulauan yang memiliki tantangan dalam menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari, saat membuka kegiatan pengukuhan dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Keagenan Desa Kabupaten Kepulauan Sangihe Tahun 2026, Kamis (8/10/2026) di Papanuhung Santiago rumah jabatan Bupati.
Tendris mengatakan, keberadaan agen BPJS Ketenagakerjaan di tingkat desa diharapkan mampu menjadi penghubung antara masyarakat dengan layanan jaminan sosial.
Menurutnya, agen desa tidak hanya bertugas menyampaikan informasi, tetapi juga membantu meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perlindungan bagi pekerja.
“Jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan bagian penting dalam upaya pemerintah memberikan perlindungan dan rasa aman kepada para pekerja,” ujar Tendris.
Ia menyebut, perlindungan tersebut perlu menjangkau berbagai kelompok pekerja yang selama ini menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat, mulai dari nelayan, petani, pelaku usaha mikro dan kecil, pekerja konstruksi, pedagang hingga perangkat desa.
“Para pekerja seperti nelayan, petani, pelaku UMK, pekerja konstruksi, pedagang, perangkat desa maupun kelompok pekerja lainnya merupakan bagian penting dari pembangunan daerah yang juga membutuhkan perlindungan jaminan sosial,” katanya.
Tendris berharap para agen yang telah dikukuhkan dapat menjalankan perannya secara aktif di tengah masyarakat.
Dengan adanya agen di desa, informasi mengenai kepesertaan dan program BPJS Ketenagakerjaan diharapkan lebih mudah diterima oleh masyarakat tanpa harus bergantung pada akses pelayanan di pusat daerah.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, lanjutnya, akan terus mendorong perluasan perlindungan jaminan sosial bagi para pekerja.
Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, BPJS Ketenagakerjaan, pemerintah desa dan masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam memperluas cakupan kepesertaan.
“Semoga kolaborasi dan sinergi dapat terus kita tingkatkan dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat, khususnya para pekerja di daerah,” pungkasnya.
Di akhir sambutannya, Tendris menyampaikan selamat kepada seluruh peserta yang telah dikukuhkan sebagai agen BPJS Ketenagakerjaan.
Ia berharap para agen dapat menjalankan tugas dengan baik dan menjadi perpanjangan informasi serta pelayanan jaminan sosial bagi masyarakat di desa-desa Kabupaten Kepulauan Sangihe.
Agen Desa Jadi Ujung Tombak Perlindungan Pekerja di Wilayah Kepulauan Sangihe







