BITUNG,Barometersulut.com – Acara pisah sambut Kapolres Bitung lama AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H., dengan Kapolres baru AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.H., di Aula S.H. Sarundajang pada Kamis (9/7/2026), menyisakan polemik. Beredar isu bahwa anggaran makan minum (MaMi) acara tersebut diduga berasal dari Pemerintah Kota Bitung dengan nilai sekitar Rp35 juta.
Isu ini memicu tanggapan dari masyarakat. Seorang warga Bitung yang enggan disebutkan namanya menyayangkan penggunaan anggaran daerah untuk kegiatan tersebut di tengah kondisi keuangan kota yang masih memiliki banyak kewajiban yang belum terselesaikan.
“Hal yang seperti ini yang merusak kondisi keuangan Kota Bitung. Di mana banyak sekali hak-hak yang belum dibayarkan oleh Pemerintah Kota,” keluh sumber tersebut.
Ia juga mempertanyakan mengapa Polres Bitung tidak menggunakan anggarannya sendiri.
“Memangnya Polres Bitung tidak punya anggaran? Meski angka tersebut tidak banyak di mata Pemkot, namun bagi kami masyarakat merasa angka tersebut besar,” tambahnya.
Kepala Dinas Kominfo Altin Tumengkol menyatakan tidak mengetahui hal tersebut dan mengarahkan wartawan ke Bagian Umum.
“Terus terang kita nda tau, coba cek ke Bagian Umum, biasanya MaMi di Bagian Umum,” singkatnya via WhatsApp.
Kasie Humas Polres Bitung juga mengaku tidak mengetahui adanya anggaran tersebut. “Kita tidak tahu itu Pak,” ucapnya.
Kabag Umum Estefanus Tacazily memberikan klarifikasi paling rinci. Ia membenarkan adanya proposal dari Polres Bitung yang didisposisikan Walikota ke Bagian Umum, namun membantah nominal dan bentuk bantuan yang beredar.
“Yah benar ada proposal dari Polres Bitung untuk MaMi acara kenal pamit Kapolres Bitung, namun tidak dalam bentuk uang dan senilai Rp35 juta seperti yang ditanya. Bagian Umum hanya membantu sesuai kemampuan saja dalam bentuk MaMi,” tegas Estefanus.
(RoMo)






