Bulahari: SPMB 2026 Jamin Akses Pendidikan Berkualitas Bagi Anak di Sangihe

Tahuna, BAROMETERSULUT.com–Wakil Bupati (Wabup) Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari, mengungkapkan bahwa pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026 harus mampu menjamin hak setiap anak untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas secara merata tanpa terkecuali.

Ungkapan tersebut disampaikan Bulahari saat menghadiri acara penandatanganan komitmen pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026 yang diikuti oleh berbagai pemangku kepentingan di bidang pendidikan.

Bulahari mengungkapkan bahwa Kabupaten Kepulauan Sangihe sebagai daerah kepulauan memiliki tantangan geografis yang cukup kompleks. Dengan wilayah yang terdiri dari 15 kecamatan, 145 kampung, dan 22 kelurahan, akses terhadap layanan pendidikan menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama.

“Sebagai daerah kepulauan yang terdiri dari 15 kecamatan, 145 kampung, dan 22 kelurahan, wilayah ini memiliki tantangan geografis tersendiri. Namun, keterbatasan tersebut tidak boleh menjadi penghalang dalam memberikan layanan pendidikan yang adil bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, pelaksanaan SPMB harus mampu menjamin bahwa seluruh anak di Kabupaten Kepulauan Sangihe memperoleh kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan yang berkualitas.

“Sebagai daerah kepulauan, oleh karena itu pelaksanaan SPMB harus menjamin bahwa setiap anak memperoleh hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang berkualitas,” tegas Bulahari.

Ia juga menhelaskan, bahwa penandatanganan komitmen yang dilakukan merupakan bentuk keseriusan dan tanggung jawab bersama dalam menyelenggarakan proses penerimaan murid baru yang objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Penandatanganan komitmen pada hari ini merupakan wujud kesungguhan kita bersama untuk menjalankan sistem penerimaan murid baru secara objektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.

Lebih lanjut, Bulahari mengajak seluruh satuan pendidikan, penyelenggara pendidikan, serta para pemangku kepentingan untuk menjaga integritas selama proses penerimaan murid baru berlangsung.

“Saya mengajak seluruh satuan pendidikan dan pemangku kepentingan untuk menjaga integritas dalam seluruh tahapan penerimaan murid baru. Hindari segala bentuk penyimpangan yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan di Sangihe,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama oleh seluruh peserta sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026 yang bersih, transparan, dan berkeadilan di Kabupaten Kepulauan Sangihe. (***)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari BAROMETER SULU di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *