Tak Terima Hasil Kesepakatan, Diduga Dolfie Datangkan Preman Bersenjata Tajam

Boltim – Sengketa lokasi tambang di Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) Desa Tobongon, Kecamatan Modayag, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, kembali memanas.

Diduga, permasalahan tersebut dipicu lubang tambang milik warga yang saling bertembusan.

Bacaan Lainnya

DM alias Dolfie salah satu pihak yang bersengketa tidak menerima hasil kesepakatan yang telah disetujui oleh seluruh pemilik lokasi di Desa Tobongon beberapa waktu lalu yang difasilitasi oleh Pemerintah Desa, Kecamatan dan Kabupaten serta pihak Kepolisian.

Alhasil, Dolfie menggunakan jasa Preman dengan berbekal senjata tajam jenis cakram dan samurai untuk mengamankan lubang yang bersengketa.

“Dolfi kase nae preman dari luar kong bakacau di lokasi Tobongon, so lengkap deng alat,” ungkap salah satu penambang yang enggan disebutkan namanya, Selasa (4/11/2025).

Hal ini, menciderai adat istiadat Bolaang Mongondow yang dikenal aman dan nyaman, saling menghormati dan menjaga hak orang lain.

Warga lainya juga mengungkapkan agar pihak Kepolisian segera mungkin turun untuk menetralisir gangguan kamtibmas di wilayah Tambang Tobongon yang dikenal aman dan damai ini.

Warga juga berharap, konflik yang terjadi tidak berjalan panjang dan mengakibatkan terjadinya korban yang dipicu hal yang masih bisa dimusyawarahkan secara kekeluargaan.

Yuk! baca berita menarik lainnya dari BAROMETER SULU di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *