‎Bupati Michael Thungari Dukung Penguatan Srikandi Jaga Desa, Perempuan Didorong Aktif Kawal Pembangunan

‎
‎Tahuna, BAROMETERSULUT.com– Peran perempuan dalam pembangunan desa terus mendapat perhatian.
‎
‎Hal ini terlihat dalam pelantikan dan pengukuhan DPD Srikandi Jaga Desa Provinsi Sulawesi Utara serta DPC Srikandi Jaga Desa Kabupaten/Kota se-Sulawesi Utara yang digelar di Aula Kantor Wali Kota Manado, Senin (10/8/2026).
‎
‎Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, SE, MM, turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan peran perempuan dan kelembagaan masyarakat dalam mengawal pembangunan dari tingkat desa.
‎
‎Srikandi Jaga Desa sendiri merupakan organisasi sayap perempuan dari Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Indonesia.
‎
‎Kehadirannya diharapkan mampu menjadi wadah bagi perempuan untuk mengambil peran lebih besar dalam pembangunan sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam mengawasi jalannya pemerintahan desa.
‎
‎Ketua Umum DPP ABPEDNAS Indonesia, Ir. H. Indra Utama, M.PWK., IPU., mengatakan keberadaan Srikandi Jaga Desa di berbagai daerah merupakan bagian dari komitmen bersama untuk memperkuat pembangunan yang dimulai dari desa.
‎
‎Menurutnya, desa merupakan salah satu fondasi utama pembangunan daerah. Karena itu, keterlibatan masyarakat, termasuk kaum perempuan, menjadi penting agar berbagai program pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
‎
‎Kehadiran Srikandi Jaga Desa diharapkan tidak sekadar menjadi organisasi formal, tetapi mampu mengambil peran nyata dalam pemberdayaan masyarakat.
‎
‎Mulai dari penguatan ketahanan keluarga, peningkatan kapasitas perempuan, pengembangan ekonomi masyarakat hingga ikut mengawal transparansi dan ketepatan sasaran pembangunan desa.
‎
‎Dukungan Bupati Michael Thungari dalam momentum tersebut menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk membuka ruang yang lebih luas bagi perempuan dalam pembangunan daerah.
‎
‎Perempuan dinilai memiliki posisi strategis, bukan hanya sebagai bagian dari keluarga, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi dan kekuatan sosial di tengah masyarakat.
‎
‎Dengan terbentuknya kepengurusan Srikandi Jaga Desa di Sulawesi Utara dan kabupaten/kota, organisasi tersebut diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pembangunan desa yang lebih partisipatif, transparan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
‎
‎Keterlibatan aktif perempuan di tingkat desa pun diharapkan dapat memperkuat pengawasan sekaligus memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat yang nyata bagi warga.
‎
‎

Yuk! baca berita menarik lainnya dari BAROMETER SULU di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *