JAKARTA, Barometersulut.com- Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara terus mematangkan pelaksanaan program Bloomberg Philanthropies Youth Climate Action Fund (YCAF) melalui koordinasi intensif dengan Sekretariat UCLG ASPAC.
Pada Jumat (3/7), Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten Minahasa Utara, Sefferson Sumampouw, melakukan koordinasi di Sekretariat UCLG ASPAC terkait proses penerimaan hibah luar negeri serta tahapan implementasi program di Minahasa Utara.
Pertemuan tersebut membahas mekanisme fiscal sponsorship dari Bloomberg Philanthropies sebagai persyaratan administrasi pencairan hibah. Setelah surat resmi dari Bloomberg diterbitkan, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara akan segera membuka Open Call bagi para pemuda.
Sesuai rencana, pembukaan Open Call akan dimulai pada 15 Juli 2026 atau disesuaikan dengan jadwal peluncuran oleh Bupati Minahasa Utara.
Masa Open Call akan berlangsung selama enam minggu. Selanjutnya, proposal yang masuk akan melalui proses seleksi oleh komite juri untuk menentukan kelompok pemuda usia 15–24 tahun yang berhak menerima bantuan microgrant guna melaksanakan proyek aksi iklim di Kabupaten Minahasa Utara.
Sefferson Sumampouw menyampaikan bahwa koordinasi ini menjadi langkah penting agar seluruh tahapan pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan Bloomberg Philanthropies dan UCLG ASPAC.
“Kami ingin memastikan seluruh proses administrasi, mekanisme Open Call, hingga penyaluran hibah kepada kelompok pemuda berjalan tepat waktu, transparan, dan sesuai pedoman program. Ini merupakan kesempatan besar bagi generasi muda Minahasa Utara untuk menunjukkan inovasi dan kepemimpinan mereka dalam menghadapi perubahan iklim,” ujar Sumampouw.
Sebelumnya, Kabupaten Minahasa Utara mencatat prestasi internasional sebagai salah satu dari 300 pemerintah daerah di dunia yang terpilih menerima Bloomberg Philanthropies Youth Climate Action Fund, sekaligus menjadi satu dari hanya tiga pemerintah daerah di Indonesia yang memperoleh kepercayaan tersebut, bersama DKI Jakarta dan Kabupaten Tangerang.
Melalui hibah senilai USD 50.000, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara akan mendukung berbagai inisiatif aksi iklim yang digagas dan dilaksanakan oleh generasi muda. Apabila pelaksanaan tahap pertama berjalan dengan baik dan tepat waktu, Minahasa Utara juga berpeluang memperoleh tambahan pendanaan sebesar USD 50.000.
Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune J.E. Ganda, SE., MAP., MM., M.Si, menegaskan bahwa program ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam membangun masa depan yang berkelanjutan melalui pemberdayaan generasi muda.
“Kami ingin anak-anak muda Minahasa Utara menjadi pelaku utama perubahan. Pemerintah akan membuka ruang seluas-luasnya agar kreativitas dan inovasi mereka dapat diwujudkan menjadi aksi nyata bagi lingkungan dan masyarakat,” tegas Bupati Joune Ganda.
Dengan koordinasi yang terus dilakukan bersama UCLG ASPAC dan Bloomberg Philanthropies, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara optimistis pelaksanaan Youth Climate Action Fund akan berjalan sukses sekaligus memperkuat posisi Minahasa Utara sebagai daerah yang aktif membangun kolaborasi global untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan.(**)







