BITUNG,Barometersulut.com – Kebakaran menghanguskan dua unit rumah semi permanen di Lingkungan II RT 08, Kelurahan Wangurer Utara, Kecamatan Madidir, Kota Bitung, Kamis (02/07/2026) sekitar pukul 10.30 WITA. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun seorang warga lanjut usia pingsan akibat syok dan asap tebal saat mencoba menyelamatkan diri. Kerugian material ditaksir mencapai Rp100 juta.
Kapolsek Maesa AKP Tuegeh D. Darus, S.Sos., membenarkan kejadian tersebut,
“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.20 WITA setelah tim Damkar Pemkot Bitung bersama piket Polsek Maesa dan warga bahu-membahu melakukan pemadaman. Tidak ada korban jiwa, tetapi kerugian material diperkirakan seratus juta rupiah,” ujarnya.
Berdasarkan keterangan saksi Ester Bulanta (57) dan Feri Tumiwa (61), api pertama kali terlihat berasal dari rumah milik keluarga Memah-Awuwus. Ester yang berada di rumahnya tepat di depan lokasi kejadian mendengar teriakan warga, lalu keluar dan mendapati rumah tetangganya sudah dilalap api. Ia segera mengamankan barang-barang miliknya agar api tidak merambat.
Sementara itu, Ros Kundimang (59) dan suaminya Efendi Makisurat (62) yang tinggal berdampingan dengan rumah keluarga Memah-Awuwus sedang membuat kue pesanan di dapur. Keduanya mendengar suara ledakan dari samping rumah, diikuti kobaran api besar dan asap hitam tebal yang dengan cepat melindas rumah mereka.
Saat berusaha mencari pertolongan ke tetangga, Efendi Makisurat tiba-tiba pingsan dan tergeletak di sekitar rumah yang terbakar. Istrinya, Ros Kundimang, langsung meminta bantuan ambulans untuk membawa suaminya ke RS Manembo-nembo. Berdasarkan keterangan keluarga, Efendi memiliki riwayat penyakit jantung dan telah memasang ring jantung.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan. Namun, berdasarkan analisis awal kepolisian dan keterangan saksi yang mendengar suara ledakan sebelum api membesar, dugaan kuat mengarah pada korsleting arus listrik yang memicu percikan api.
Piket Fungsi Polres Bitung dan Polsek Maesa tiba di TKP pukul 11.00 WITA dan langsung membantu proses pemadaman bersama Damkar. Api baru dapat dikendalikan sepenuhnya 20 menit kemudian.
AKP Tuegeh D. Darus mengimbau masyarakat, khususnya warga Wangurer Utara, untuk lebih waspada terhadap instalasi listrik di rumah masing-masing. Pihaknya juga merekomendasikan agar Pemerintah Kota Bitung berkoordinasi dengan PLN setempat untuk melakukan pemeriksaan dan pemeliharaan jaringan listrik di wilayah tersebut guna mencegah kejadian serupa.
“Bhabinkamtibmas dan Babinsa akan terus memberikan himbauan kepada warga terkait penggunaan listrik yang aman. Kami juga meminta warga segera melaporkan jika menemukan tanda-tanda ketidaknormalan pada instalasi listrik di lingkungannya,” tambahnya.
Polsek Maesa telah mengumpulkan keterangan dari para saksi dan mendokumentasikan TKP sebagai bahan penyelidikan lebih lanjut. Warga yang membutuhkan informasi atau ingin menyampaikan laporan tambahan dapat menghubungi Polsek Maesa atau Bhabinkamtibmas setempat.
(RoMo)







