MINUT, Barometersulut.com- Prestasi gemilang berhasil diukir oleh sektor pendidikan Kabupaten Minahasa Utara (Minut). Tiga putra-putri terbaik asal Bumi Tonsea dinyatakan lulus dalam seleksi perdana Fakultas Kedokteran Program Sarjana dan Profesi Dokter Universitas Negeri Manado (Unima).
Pengumuman kelulusan ini disampaikan bersamaan dengan acara peluncuran resmi fakultas baru tersebut yang digelar di Manado pada Kamis (11/6/2026).
Mewakili Bupati Minahasa Utara Dr. Joune Ganda, Kepala Dinas Pendidikan Minut, Ir. Jofieta Supit, M.Si, hadir langsung dalam momentum bersejarah ini.
Kehadiran perwakilan pemda tersebut menjadi bukti nyata komitmen Kabupaten Minut dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) unggul, terutama di sektor kesehatan.
Kepada media, Jofieta Supit menjelaskan bahwa keberhasilan ini diraih melalui perjuangan yang tidak mudah. Pada fase awal, setiap kabupaten dan kota di Sulawesi Utara diminta mengirimkan 10 delegasi terbaiknya untuk mengikuti ujian saring. Dari kuota tersebut, Minahasa Utara sukses meloloskan tiga nama yang berhasil melewati ambang batas nilai (passing grade).
”Kami sangat bersyukur atas pencapaian ini. Tiga dari sepuluh utusan kita berhasil lulus murni. Seleksi ini berjalan sangat transparan dan akuntabel karena tim pengujinya didatangkan langsung dari Universitas Brawijaya. Jadi, hasil ini murni karena kemampuan mereka, tanpa intervensi pihak mana pun. Bahkan, ada beberapa daerah lain yang anggotanya tidak ada yang lolos,” jelas Supit.
Guna memastikan asas pemerataan dan komitmen kedaerahan, ketiga mahasiswa yang lolos ini dipastikan merupakan penduduk asli yang memiliki KTP Minahasa Utara. Ketiga nama tersebut adalah:
Filmorevo Jesse Lincoln Tatemba
Jeewel Felycia Budiman
Queency Auxilia Juliana Dengah
Di tempat terpisah, Bupati Minahasa Utara Dr. Joune Ganda menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya yang mendalam atas pencapaian ketiga warganya. Ia berharap prestasi ini menjadi fondasi kuat bagi peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Minut pada masa depan.
”Selamat kepada ketiga calon dokter masa depan kita. Ini baru awal dari perjuangan panjang. Belajarlah dengan sungguh-sungguh dan selesaikan studi tepat waktu. Pemerintah dan masyarakat menaruh harapan besar agar beberapa tahun ke depan, kalian siap kembali ke daerah untuk mengabdi dan melayani warga Minahasa Utara,” ujar Bupati Joune Ganda
Kehadiran Fakultas Kedokteran Unima ini diharapkan menjadi angin segar bagi pemenuhan kebutuhan tenaga medis berkualitas di Sulawesi Utara, di mana Minahasa Utara telah sukses mengawali langkah pertamanya dengan catatan yang sangat membanggakan.(Nando Adam)






