MINUT, Barometersulut.com- Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) terus berkomitmen dalam menjaga ketahanan pangan dan meringankan beban ekonomi masyarakat kurang mampu. Hal ini dibuktikan melalui pemantauan langsung yang dilakukan oleh Camat Kauditan, Vilma Anthonie, terhadap penyaluran Bantuan Pangan untuk alokasi bulan Februari dan Maret 2026 yang dipusatkan di Desa Kauditan Dua, Kamis (11/6/2026).
Penyaluran bantuan yang bersumber dari pemerintah pusat melalui Perum Bulog ini menyasar sedikitnya 172 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di wilayah tersebut. Masing-masing penerima mengantongi paket bantuan pangan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.
Camat Kauditan, Vilma Anthonie, dalam penyampaiannya menegaskan bahwa program intervensi pangan ini sangat krusial dalam menjaga stabilitas perekonomian warga, khususnya bagi mereka yang berada di garis ekonomi rentan.
”Bantuan Pangan dari pemerintah yang disalurkan melalui Bulog ini tentunya sangat membantu perekonomian masyarakat, terutama warga kita yang kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari,” ujar Vilma.
Lebih lanjut, Vilma memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara di bawah komando Bupati, Wakil Bupati, bersama Sekretaris Daerah (Sekda) yang dinilai sigap dalam membangun koordinasi lintas sektor.
”Apresiasi yang besar bagi Pemkab Minut, Bupati, Wakil Bupati, Pak Sekda, dan seluruh jajaran yang terus menjalin kerja sama yang sangat baik dengan pihak Bulog. Berkat sinergi yang solid ini, proses distribusi di lapangan dapat berjalan dengan lancar, tepat guna, dan yang paling penting adalah tepat sasaran bagi warga yang berhak menerima,” pungkas Camat Kauditan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, proses penyaluran bantuan di Desa Kauditan Dua berlangsung dengan tertib. Warga penerima manfaat tampak antusias dan bersyukur atas kehadiran bantuan pangan yang dinilai sangat tepat waktu di tengah situasi pemulihan ekonomi saat ini. (Nando adam)







