BITUNG,Barometersulut.com – Kota Bitung mencatatkan sejarah baru dalam gerakan literasi nasional. Untuk pertama kalinya, kota ini memiliki perwakilan resmi dalam program Relawan Literasi Masyarakat (RELIMA) yang digagas oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI). Donna Chira Ginting resmi dikukuhkan sebagai RELIMA 2026 untuk wilayah Kota Bitung, bertepatan dengan peluncuran aplikasi perpustakaan versi terbaru dan pengukuhan Duta Baca periode 2026-2030.
Pengukuhan ini merupakan bagian dari upaya strategis Perpusnas RI untuk memperluas jangkauan gerakan literasi hingga ke tingkat akar rumput. Di tahun 2026 ini, tercatat ada 10 kabupaten/kota di seluruh Indonesia yang memiliki 11 orang RELIMA, dan Donna Chira Ginting menjadi satu-satunya wakil yang bertugas khusus di Kota Bitung.
Apa Itu RELIMA?
Bagi masyarakat Bitung yang mungkin masih asing dengan istilah ini, RELIMA adalah singkatan dari Relawan Literasi Masyarakat. Program ini dirancang sebagai “jembatan” antara perpustakaan nasional dengan masyarakat lokal. RELIMA bukan sekadar petugas perpustakaan, melainkan agen perubahan yang bertugas menghidupkan ekosistem literasi di daerahnya.
Donna Chira akan memegang mandat ini selama satu tahun kontrak, yang berlaku hingga Desember 2027. Dalam masa tugasnya, ia akan berkolaborasi erat dengan mitra utama, yaitu Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Bitung.
Tugas Utama: Menghidupkan Kembali Taman Bacaan
Tanggung jawab Donna sebagai RELIMA 2026 cukup luas dan strategis. Fokus utamanya meliputi:
1. Advokasi Literasi: Melakukan pendekatan kepada pemangku kepentingan, termasuk instansi pemerintah, swasta, sekolah, dan komunitas literasi untuk mendukung gerakan baca.
2. Pemberdayaan TBM: Membantu para pegiat literasi dan pengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM) agar dapat aktif kembali. Banyak TBM yang membutuhkan pendampingan agar tetap relevan dan menarik bagi masyarakat.
3. Sosialisasi Layanan Digital: Memperkenalkan aplikasi perpustakaan versi baru milik Perpusnas RI, sehingga masyarakat Bitung dapat mengakses jutaan buku digital secara gratis dan mudah melalui gawai mereka.
Harapan Baru bagi Literasi Bitung
Kehadiran RELIMA di Bitung diharapkan dapat menjawab tantangan rendahnya minat baca dan keterbatasan akses terhadap bahan bacaan berkualitas di beberapa wilayah. Dengan adanya pendampingan langsung dari Donna Chira, diharapkan taman-taman bacaan di Bitung tidak hanya berdiri, tetapi juga ramai dikunjungi dan menjadi pusat kegiatan masyarakat yang produktif.
“Semoga kehadiran RELIMA di Bitung bisa menjadi angin segar. Kita ingin memastikan bahwa setiap warga Bitung, dari anak-anak hingga dewasa, memiliki akses yang sama terhadap ilmu pengetahuan melalui budaya baca,” ujar Chira.
Masyarakat Bitung kini diajak untuk lebih aktif memanfaatkan fasilitas perpustakaan, baik fisik maupun digital, serta mendukung kegiatan-kegiatan literasi yang akan digelar oleh Donna Chira dan rekan-rekan pegiat literasi setempat sepanjang tahun 2026-2027.
Dengan dikukuhkannya Donna Chira, Bitung selangkah lebih maju dalam mewujudkan masyarakat yang cerdas, kritis, dan gemar membaca.
(RoMo)






