Tangerang,BAROMETERSULUT.com- Ajang akbar Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Otonomi Expo(AOE) 2025 sukses di gelar.
Diketahui, AOE 2025 yang berlangsung 28 hingga 31 Oktober di ICE BSD itu di buka oleh Presiden Prabowo yang dihadiri oleh Kapolri, Panglima TNI dan sejumlah Menteri Kabinet merah putih diantaranya Mendagri dan Menteri Keuangan.
Ketua Panitia Sarman Simanjorang dalam laporannya pada penutupan mengatakan bahwa kegiatan AOE 2025 ini diikuti oleh 280 stand baik pemerintah daerah, kementrian serta unsur media.
Selain itu kata Sarman, selama 3 hari kegiatan AOE ini diikuti 185 peserta, dimana 125 diantaranya adalah pemerintah kabupaten, kementerian/lembaga, 20 industri dan dunia usaha, 28 UMKM, dan 28 media partner, dan dikunjungi oleh 9000 ribu pengujung dan transaksi secara tunai sebesar Rp 8 Miliar serta menghasilkan kerjasama baru antara Kabupaten dan antara para investor, buyer serta eksportir yang terlibat pada business maching sebagai satu agenda utama AOE 2025.
Dia menambahkan, pelaksanaan AOE 2025 menjadi satu kolobarasi pertama yang baik antara ketua umum dan Sekjen Apkasi dengan dukungan semua pengurus termasuk tuan rumah.
” Kesuksesan ajang bergengsi dan strategis ini tidak lepas berkat kerja kolaborasi dan duet maut Ketum Burzah Zarnubi dan Sekjen Apkasi Joune Ganda” tukas Simanjorang.
Sementara itu Sekjen Apkasi Joune Ganda mengatakan bahwa kehadiran Presiden Prabowo Subianto dengan memboyong Kapolri dan Panglima TNI serta sejumlah Menteri Kabinet merah putih, menjadi satu signal positif dari aspek politik dan ekonomi.
Joune Ganda menuturkan, dukungan dan apresesiasi kepada Apkasi terlihat dari sambutan Presiden Prabowo, dengan gamblang dan tegas mengakui kiprah Apkasi sangat strategis dibutuhkan dalam mendorong program prioritas dan strategis nasional.
” Atas nama ketua umum dan pengurus Apkasi, kami menyampaikan penghargaan yang tinggi kepada Presiden Prabowo atas arahan dan wejangan pada pembukaan AOE 2025″ tandas Bupati Minut 2 periode itu sambil menambahkan AOE 2025 sangat linear dengan upaya pemerintah mendorong kemandirian daerah dan kebangkitan UMKM.(***)






