Sukseskan dan Kawal Pemilu 2024, Danrem Santiago Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata 2023-2024

Manado,BAROMETERSULUT.com- Dalam rangka pengamanan menjelang pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, pemilihan anggota legislatif serta pemilihan kepala daerah. Komandan Korem (Danrem) 131/Santiago Brigjen TNI Wakhyono menghadiri kegiatan gelar pasukan Operasi Mantap Brata 2023-2024 yang diselenggarakan Polda Sulut, Selasa (17/10/2023) di halaman Polda Sulut.

Diketahui, Kegiatan yang dilaksanakan serentak seluruh wilayah Indonesia tersebut dipimpin oleh Kapolda Sulut Irjen Pol Setyo Budiyanto, dengan diikuti oleh personel TNI-Polri dan seluruh stakeholder terkait serta dihadiri oleh Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Legowo W.R Jatmiko, Wakapolda Sulut Brigjen Pol Jan de Fretes, para PJU Polda Sulut dan para tamu undangan.

Dalam kesempatan itu, Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Wakhyono mengatakan bahwa TNI siap membantu Polri sepenuhnya dengan mengerahkan personel TNI sesuai kebutuhan Polri dalam pelaksanaan “Operasi Mantap Brata 2023-2024” dan menyatakan menjamin TNI tetap netral dalam Pemilihan Umum tahun 2024, yang mencakup pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, pemilihan anggota legislatif serta pemilihan kepala daerah secara serentak, karena Netralitas adalah pemersatu bangsa.

“Sesuai dengan tugas pokok TNI nomor 34 tahun 2004 yaitu melaksanakan Operasi Militer Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP) TNI dapat memberikan perbantuan perkuatan kepada pihak pemerintah daerah dan kepolisian dalam hal ini perkuatan pengamanan Pemilu 2024 khususnya di wilayah provinsi Sulawesi Utara,” ujar Danrem.

Baca juga:  Machmud Turuis "Sah" Masuk Jajaran Direksi

Sementara itu Kapolda Sulut Irjen Pol Setyo Budiyanto mengatakan Operasi Mantap Brata ini diikuti oleh 261.695 personel di seluruh Indonesia, yang didukung oleh personel TNI dan seluruh stakeholder terkait, yang siap untuk melaksanakan segala penugasan.

“Di Sulawesi Utara sendiri Pasukan Polri yang diturunkan sebanyak kurang lebih 6000 personel yang berasal dari Polda Sulut dan seluruh jajaran atau 2/3 kekuatan yang ada,” ucap Irjen Pol Setyo

Meskipun demikian, ia berharap kepada seluruh elemen masyarakat untuk membantu menyukseskan Pemilu 2024.

“Kepada seluruh masyarakat, mari bersama TNI Polri dan seluruh stakeholder untuk menjaga situasi agar keamanan, ketertiban di Sulut tetap terjaga secara kondusif dan bisa melaksanakan aktifitas kemasyarakatan dengan sebaik-baiknya,” pesan Kapolda.

Berdasarkan Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) Bawaslu, terdapat 5 provinsi dan 85 Kabupaten/kota di Indonesia yang berkategori kerawanan tinggi, serta berdasarkan IKP Tahap III Polri, terdapat 2 provinsi dan 1 kabupaten/kota berkategori sangat rawan, dan Sulawesi Utara dianggap sebagai salah satunya.

Baca juga:  Jelang HUT Ke-595 Kabupaten Minahasa, Pj Bupati Pimpin Ziarah ke Makam Mantan Bupati

“Bawaslu sudah menetapkan bahwa daerah Sulut salah satu daerah yang sangat rawan dalam Pemilu. Mari kita ubah yang sangat rawan itu menjadi aman. Dan saya yakin masyarakat mendukung untuk merubah dari sangat rawan menjadi aman,” katanya.

Kapolda juga mengajak kepada semua masyarakat agar tidak mudah terpengaruh dengan berita-berita hoaks.

“Jangan mudah masyarakat terpengaruh dengan berita yang sangat tidak bisa dipertangunggjawabkan dengan sumber yang tidak jelas, yang dengan sengaja diciptakan untuk menciptakan suasana yang tidak kondusif,” ujar Kapolda.

Kepada para peserta Pemilu, ia juga mengimbau agar semakin dewasa dalam berpolitik, harapannya makin dewasa, makin bisa mengajak masyarakat melaksanakan Pemilu dengan langsung, umum, bebas dan adil.

“Operasi ini akan dilaksanakan selama 222 hari, sejak tanggal 19 Oktober 2023 hingga 20 Oktober 2024. Ini menandakan bahwa pelaksanaan pengamanan rangkaian kegiatan Pemilu sudah mulai dilaksanakan,” tandas Kapolda Sulut Irjen Pol Setyo Budiyanto. (**/rendy)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *