Gelar Bimtek Manajemen Resiko dan Peningkatan Kinerja, Roland Maringka Optimis PDAM Minut Tahun 2024 Raih Status Sehat

Minut,BAROMETERSULUT.com- Pemerintah Minahasa Utara dibawah kepemimpinan Bupati Joune J.E. Ganda dan Wakil Bupati Kevin William Lotulong menggelar Bimbingan Teknis Manajemen Resiko dan Peningkatan Kinerja PDAM Minut, Rabu(2/8) di hutan Kota Talise Kolongan Minahasa Utara

Diketahui, Kegiatan dihadiri langsung Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sulawesi Utara Beligan Sembiring dan Kejari Minut Yohanes Priyadi.

Kemajuan dan perbaikan kinerja PDAM Minut saat ini, utamanya adalah berkat tangan dingin Direktur Roland Maringka bersama tim kerja yang ada saat ini.

Kepala Perwakilan BPKP Sulut Beligan Sembiring dalam arahannya pada kegiatan itu menegaskan peran PDAM sebagai penyedia layanan air minum bagi masyarakat, serta sangat mendukung kegiatan bimtek demi kemajuan Perusahaan yang merupakan langkah awal perusahaan dalam mengidentifikasi, menganalisis dan mengevaluasi risiko serta menyusun rencana tindak pengendalian.

” Perlu di ketahui, Penilaian risiko pada PDAM sendiri menjadi hal terpenting untuk mencapai kategori PDAM yang sehat,” kata Sembiring

Sembiring menambahkan, sebagai bagian dari Sistem Pengendalian Internal Pemerintah, BPKP memberikan Bimbingan Teknis tersebut guna meningkatkan keahlian dan keterampilan teknis jajaran PDAM Minut dalam melakukan Self Assesment evaluasi kinerja pada perusahaan.

Baca juga:  Calon Bupati Minut Joune Ganda Bantu Warga Yang Alami Laka Lantas

” Kami berharap lewat kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilan insan PDAM dalam melakukan penilaian mandiri (Self Assesment) evaluasi kinerja dan lebih cepat memahami area mana saja yang perlu ditingkatkan untuk menyehatkan perusahaan.” tandasnya.

Sementara itu, Direktur PDAM Minut Roland Maringka mengatakan status PDAM Minut saat ini mengalami peningkatan dari sakit menjadi kurang sehat.

“Target kita tahun depan (2024) status PDAM jadi sehat,” ungkap Roland Maringka.

Roland Maringka menjelaskan, dari 430 PDAM se- Indonesia yang dipilih hanya 6 PDAM yang kinerjanya naik signifikan untuk pembuatan acuan buku Kinerja PDAM 2022 dari Kementrian PUPPR Direktorat Cipta Karya, Direktorat Air Minum dan BPKP Pusat Divisi Auditor Negara.

Ke 6 PDAM itu yaitu pulau Sumatra di wakilli PDAM Tirtanadi Medan, Jawa Barat PDAM Ampera Bandung, Jawa Tengah PDAM Boyolali,Jawa Timur PDAM Surya Sembada Surabaya dan Indonesia Timur di Wakili oleh PDAM Minahasa Utara dan PDAM Manado.

Baca juga:  Korem 131 Santiago Gelar Rakor Upsus Pajale

” Dari ke enam PDAM tersebut satu-satunya PDAM Mandiri yang belum mendapapatkan Penyertaan modal pemerintah yaitu PDAM Minahasa Utara. Yang dari kondisi Sakit di periode sebelumnya naik peringkat menjadi Kurang Sehat, tinggal selangkah lagi menjadi PDAM Sehat.” ujar Roland Maringka bernada optimis.

Bupati Minahasa Utara Joune J.E. Ganda, SE.MAP.MM.Msi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas insiasi kegiatan ini, dalam rangka menunjang peningkatan kinerja pegawai, dan menantang Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) menjadi Perusahaan Daerah yang baik dan sehat.

“Kegiatan bimtek manejemen resiko ini dilaksanakan untuk kemajuan PDAM yang lebih baik lagi. Selain itu perlu adanya keseimbangan dengan pendapatan dan pengeluaran perusahaan,” tandas Bupati Joune Ganda itu sambil berharap agar Roland Maringka terus menata PDAM Minut ini lebih baik dan bangkit dari kondisi yang memprihatinkan.(*/nando)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *