Pemkab Sangihe Upayakan Pencegahan Polito Bagi Balita

Joppy Thungari

Tahuna, BAROMETERSULUT.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe, melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB), terus melakukan upaya pencegahan penyakit Polito terhadap bayi dibawah lima tahun (Balita).

Hal ini dikataian, Kepala Dinas PPKB Sangihe dr Jopy Thungari

Bacaan Lainnya

Dirinya mengatakan, pelaksanaan imunisasi secara rutin dapat mencegah penyakit polio pada anak balita.

“Polio merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus polio sehingga menimbulkan kelumpuhan pada anak balita atau penderita,” jelas Thungari ketika dikonfirmasi, Selasa (10/01/2023).

Menurut dia, gejala yang ditimbulkan oleh virus polio yaitu panas, lemas kemudian terjadi lumpuh layu dan tidak dapat berdiri.

Upaya yang harus dilakukan oleh orang tua terhadap anak balita hanya dengan cara imunisasi.

Baca juga:  DPRD Sangihe Gelar Paripurna Pembicaraan Ranperda Tentang Perubahan Perda tahun 2022

“Imunisasi polio saat ini telah tersedia secara gratis di setiap Puskesmas melalui kegiatan posyandu yang dilaksanakan di kampung dan kelurahan,” kata Thungari.

Imunisasi polio, lanjut dia diberikan kepada setiap balita pada saat lahir dan seterusnya secara rutin dengan cara di tetes di mulut balita.

Imunitas polio juga secara rutin dapat memberikan kekebalan tubuh terhadap balita sehingga ketika ada virus polio, virus tersebut sudah tidak bisa berkembang di dalam tubuh balita itu sendiri karena sudah diberikan kekebalan melalui imunisasi.

“Kami mengajak kepada semua orang tua yang memiliki anak balita agar secara rutin membawa anak untuk dilaksanakan imunisasi di posyandu,” tandasnya.

(Christ)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *