RSUP Kandouw Sukses Tutupi Jantung Bocor Anak 5 Anak

Manado, BAROMETER –
Tim medis Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP), Prof. Dr. R.D. Kandou, berhasil melakukan penutupan jantung bocor pada lima kasus anak dengan diagnosis 3 ventricular septal defect (VSD) dan 2 patent ductus arteriosus (PDA) selama 3 hari dari 15 hingga 18 Oktober 2021.

Kegiatan melibatkan Prof. Dr. dr. Mulyadi M. Djer, Sp.A(K), Dr. dr. E. David Kaunang, Sp.A(K), dr. David Waworuntu Sp.A (K), dr. Monique P.F. Rotty, Sp.JP sebagai operator dan penanggungjawab pasien, tim jantung anak, tim anestesi, tim keperawatan, tim penunjang RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou Manado.

Ketua Divisi Kardiologi Anak, Dr. dr. E. David Kaunang, Sp.A(K), usai melakukan tindakan tersebut manyampaikan ucapan syukurnya atas keberhasilan yang dilakukan oleh Tim Jantung Anak RSUP Kandou dan kepada semua pihak yang sudah membantu sehingga proses penutupan jantung bocor terhadap lima pasien anak bisa dilakukan dengan baik.

“Terima kasih banyak atas dukungan yang telah diberikan oleh Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, Dr. dr. Jimmy Panelewen, Sp,B-KBD, Direktur SDM, Pendidikan dan Umum, Dr. dr. Ivonne E. Rotty, M.Kes, Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan dan Penunjang, dr. Jehezkiel Panjaitan, Plt Direktur Perencanaan, Keuangan, dan BMN Bpk Frets Melope, SE, MSi beserta seluruh jajaran RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou dalam meningkatkan pelayanan jantung, terutama pada pasien anak dengan penyakit jantung,” ungkap dr. David Kaunang.

Dia menyampaikan terima kasih kepada Ketua KSM Ilmu Kesehatan Anak beserta jajaran, Ketua KSM Jantung dan Pembuluh Darah beserta jajaran, Ketua KSM Anesthesi beserta jajaran, Kepala Instalasi CVBC beserta seluruh jajaran, dan semua pihak yang telah membantu yang tidak dapat disebutkan satu demi satu.

“Terima kasih banyak pula di sampaikan kepada pasien dan keluarga, serta masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada tim jantung anak RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado, untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada pasien,” katanya.

Di kesempatan tersebut, dr. David Kaunang menjelaskan bahwa kondisi kebocoran jantung merupakan kondisi dimana terdapat lubang pada sekat ruang jantung maupun pada pembuluh darah.

“Kebocoran jantung pada anak dapat menyebabkan gejala berat badan sulit naik, sering mengalami infeksi saluran pernapasan, dan pada gejala berat dapat terjadi gagal jantung,” tukas dia.

“Tindakan hanya memerlukan waktu selama 2-3 jam dan pasien dapat pulang pada keesokan harinya bila kondisi stabil. Saat ini pelayanan penutupan jantung bocor melalui kateterisasi sudah dilakukan secara rutin di RSUP Prof Dr. R.D. Kandou Manado, sehingga pasien tidak perlu dirujuk ke rumah sakit di center pelayanan jantung yang lain dan angka harapan hidup pasien dengan penyakit jantung bawaan (jantung bocor) menjadi lebih baik,” tambah dr. David.

Sementara Direktur Utama RSUP Kandou, dr. Jimmy Panelewen, mengapresiasi dan berterima kasih kepada Prof. Dr. dr. Mulyadi M. Djer, Sp.A(K), sebagai supervisor tamu dr. spesialis jantung anak, Ketua Divisi Kardiologi Anak, Dr. dr. E. David Kaunang Sp.A(K) dan tim Jantung Anak RSUP Kandou, yang telah melakukan tindakan secara rutin sehingga masyarakat menjadi sehat khususnya bagi anak-anak yang mengalami gangguan jantung.

(Nando)

About Redaksi Barometer Sulut

Check Also

Olly Dondokambey Buka Sidang Lengkap Sinode ke-XXV GMIST

Tahuna, BarometerSulut.com– Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey SE, membuka Sidang Lengkap Sinode (SLS) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *