Guru Yang Ditugaskan di Sekolah Fiktif Dapat Tanggapan Dari Aktivis Minut

Minahasa Utara, BAROMETERSULUT.com- Rasni Jubaidi Bone mendapat penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) atas pengabdiannya menjadi guru selama 35 tahun.

Guru Sekolah Dasar (SD) ini dilantik menjadi kepala sekolah SDN Kecil Warukapas, Kecamatan Dimembe bersama ratusan guru lainnya, Senin 27 September 2021 di JG Center oleh Bupati Minut Joune Ganda.

Namun sayang pelantikan tersebut mendadak menjadi perbincangan, setelah diketahui bahwa sekolah yang ditugaskan kepadanya tidak ditemukan alias sekolah fiktif.

Hal ini mendapat tanggapan dari aktivis Minut William Luntungan, yang meminta Bupati Minut Joune Ganda melakukan evaluasi atas kesalahan yang dilakukan Dinas Pendidikan selaku instansi teknis yang terkait langsung dalam hal data SDM dan infrastruktur pendidikan.

“Saya harap bapak Bupati bisa lebih tegas lagi kepada setiap perangkat daerah, sehingga tidak terjadi kesalahan yang sama yang nantinya berimbas pada wibawa kepemimpinan Joune Ganda dan Kevin William Lotulung (JGKWL) yang saat ini  menjujung tinggi revormasi birokrasi,” harapnya.

Lotulung meminta Bupati Joune Ganda, memanggil OPD yang bersangkutan yakni Dinas Pendidikan dan Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) serta baperjakat yang tugasnya memeriksa dan mengkaji secara detail terhadap suatu jabatan yang dilakukan pergeseran sebelum pelantikan digelar.

“Masalah ini pertanggungjawabannya ada di Baperjakat dan OPD terkait, urusan teknis secara keseluruhan ada pada mereka. Sesuatu yang mustahil kepala daerah harus memeriksa satu persatu daftar dan data baik jabatan atau pejabat yang akan dilantik,” tegas Will sapaan akrabnya.

Sementara itu, Kepala BKPP Minut Stivy Watupongoh mengakui, ada terjadi kekeliruan saat melakukan penginputan nama dan jabatan yang di sodorkan oleh Dinas Pendidikan. Atas keleliruan tanpa disengaja itu,  Kepala Sekolah bersangkutan telah dipanggil dan dilakukan mediasi untuk dicarikan solusi, dia juga mengakui hal ini telah dilaporkan ke pimpinan dalam hal ini Bupati.

“Memang ini bagian dari kesalahan kami, untuk itu  saya telah memerintahkan jajaran untuk melakukan verifikasi langsung dilapangan terhadap keberadaan seluruh sekolah dan Puskesmas. Kami juga akan melakukan verifikasi vaktual dan up date data. Agar masalah ini seperti ini tidak terjadi lagi,  kami juga akan BKPP juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan karena data awal itu dari mereka,”jelas Watupongo.

(Anggi)

About Redaksi Barometer Sulut

Check Also

Respons Bencana di Kota Manado, DMC dan DDS Intensifkan Dapur Umum Hingga Aksi Bersih-bersih

Manado,BAROMETERSULUT.com-Disaster Management Center (DMC) dan Dompet Dhuafa Sulawesi Utara masih terus memberikan bantuan penanganan banjir …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



Alamat Redaksi;
Jln Gandaria XI Nomor 29 Griya Paniki Indah, Mapanget Kota Manado-Sulut 
email: gerbangmediaindo@gmail.com