Danrem 131/Santiago Sampaikan Lima Pesan Panglima TNI

IMG-20180118-WA0011
MANADO,Barometersulut.com-Korem 131/Santiago melaksanakan upacara bulanan dengan Inspektur upacara (Irup)
Brigjen TNI Joseph Robert Giri,Rabu (17/01/2018) di Makorem 131/Santiago.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjono dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Joseph Robert Giri antara lain mengatakan sangat mengapresiasi dedikasi dan semangat pengabdian para prajurit dan PNS TNI dengan kinerja yang memuaskan pada tahun 2017 lalu.

Panglima TNI menegaskan bahwa apa yang telah diperbuat dalam melaksanakan tugas bagi kepentingan TNI, bangsa dan negara, merupakan wujud profesionalisme sebagai Dharma Bhakti yang terbaik para Prajurit dan PNS TNI di tengah dinamika perubahan lingkungan strategi.

“Dengan semangat kerja yang tinggi menuju TNI yang profesional, modern dan tangguh, di tahun 2018 ini pelanggaran tersebut tidak terjadi lagi.”ujarnya

Dia menekankan kembali bahwa Tahun 2018 ini adalah Tahun Politik,dengan diselenggarakannya Pilkada serentak di 171 daerah meliputi 17 provinsi, 39 kota dan 115 kabupaten. Hal ini berpotensi menimbulkan konflik dan kerawanan berupa pertikaian horizontal maupun vertikal yang dapat menciderai pesta demokrasi nasional, bahkan dapat mengoyak Kebhinnekaan bangsa kita.

Menurutnya kondisi tersebut diatas harus menjadi perhatian bersama, sebab jika potensi konflik dan kerawanan Pilkada serentak 2018 tidak tertangani secara tuntas dan diantisipasi secara dini, bukan tidak mungkin dapat memicu kegagalan pada Pilkada serentak 2018, yang akan berimbas hingga penyelenggaraan Pemilu dan Pilpres 2019.

“‘Saya perintahkan kepada Prajurit TNI untuk selalu tetap berpegang teguh pada Komitmen Netralitas TNI dan menghindari sikap dan perilaku yang menjurus pada politik praktis.TNI bersikap netral dan melaksanakan tugas pengamanan sesuai dengan prosedur yang berlaku.”tandas Panglima TNI sambil menambahkan bahwa menyongsong tahun politik ini, pentingnya mewujudkan soliditas dan sinergitas TNI dengan seluruh komponen bangsa bagi kepentingan integritas NKRI dan suksesnya penyelenggaraan pesta demokrasi nasional tahun 2018 dan 2019.

Pada akhir sambutannya Panglima TNI menekankan lima hal penting bagi Prajurit dan PNS TNI yakni

Pertama kebhinnekaan yang kita miliki, harus tetap kita jaga dan kita kawal bersama, sebagai perekat Bangsa Indonesia dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa yang digelorakan oleh setiap generasi di tahun politik saat ini dan ke depan, Kedua jadikan Prajurit TNI sebagai perekat kemajemukan bangsa, karena TNI merupakan garda terdepan dalam menjaga kerukunan, toleransi dan Kebhinnekaan, Ketiga tingkatkan kualitas diri Prajurit TNI untuk mencapai standar kemampuan dan profesionalisme, berjiwa satria, militan, loyal dan profesional sehingga mampu menghadapi berbagai bentuk ancaman nyata ke depan, Keempat pegang teguh Netralitas TNI dari tingkat atas sampai satuan paling bawah dalam Tahun Politik 2018 dan 2019 ke depan, dengan tetap menjalin komunikasi yang cerdas, harmonis dan bermartabat dalam kerangka efektivitas pencapaian tugas pokok TNI dan yang kelima jaga soliditas TNI dalam sinergitas dengan seluruh komponen bangsa yang telah terjalin selama ini, dengan lebih meningkatkan kerja sama dan kerja bersama yang saling melengkapi dan mendukung, dalam merespon dan menyikapi perkembangan situasi di wilayah.

Upacara bulanan yang pertama kali dipimpin oleh Brigjen TNI Joseph Robert Giri semenjak menjabat Danrem 131/Santiago itu diikuti oleh Para Kasi dan Kabalak serta PNS Korem 131/Santiago.(Regina.TS/Penrem 131/Stg)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari BAROMETER SULU di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *