Pangdam XIII Merdeka Tuding Kinerja PT PLN Suluttengo Malut Amburadul dan Tidak Profesional

IMG-20171116-WA0002
MANADO,Barometersulut.com-Secara umum rangkaian Kunjungan Kerja(Kunker) Presiden RI di Kota Manado,Rabu(15/11/2017) berjalan aman dan sesuai agenda kerja Presiden RI Joko Widodo.

Namun disela-sela rangkaian Kunker Presiden Jokowi itu sempat terhambat dan berjalan tidak lancar akibat arus listrik di Hotel Four Point kawasan Manado Town Square (Manthos) 3 tempat para tamu VVIP menginap terjadi pemadaman arus listrik sesaat sebelum rombongan tiba,
atas kejadian itu kondisi rombongan Presiden Jokowi akhirnya harus berpindah hotel lain untuk tempat menginap.

Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito selaku Pangkoops PAM VVIP kepada Barometersulut.com menyatakan kekesalannya atas insiden yang sangat berpotensi menggangu kelancaran kegiatan tamu VVIP itu.”Sejak awal pada saat apel gelar pasukan telah saya ingatkan agar seluruh komponen yang tergabung dalam Satgas termasuk Pihak PT PLN Suluttengo Malut yang mempersiapkan dan menjalankan tugas sebaik mungkin, profesional dan sesuai prosedur tetap pada fungsi serta kapasitas masing-masing.”ungkap Ganip , sapaan akrabnya.

Dikatakannya,sesuai dengan Protap yang ada,bahwa dalam setiap pelaksanaan PAM VVIP seluruh kesiapan peralatan, kesiapan pasukan dan sarana prasarana telah siap dengan sempurna dan keselamatan tamu VVIP itu diatas segalanya.”Apapun kondisinya,seluruh objek bergerak dan tidak bergerak yang akan digunakan dalam melaksanakan tugas pengamanan tamu VVIP harus seratus persen dalam keadaan siap digunakan dan kesalahan sama dengan nol.”ujar Ganip sembari menegaskan untuk kepentingan Presiden saja pelayanan seperti ini,gimana kualitas pelayanan yang sama bagi rakyat kecil.

Ganip menegaskan selain menyesalkan insiden itu,Dia juga menuding bahwa kejadian yang sempat membuat kesibukkan tambahan bagi seluruh komponen yang tergabung dalam PAM VVIP dan pasukkan pengawal Presiden setempat itu,sebagai bukti pihak PT PLN yang bertugas dan manajemen hotel yang bersangkutan tidak melakukan koordinasi yang intens dan maksimal. “Apapun alasan teknis dan klarifikasi dari insiden tidak dapat ditolelir jika menyangkut keamanan,kenyamanan dan keselamatan Presiden RI dan rombongan saat itu.”tandas Ganip sambil menambahkan bahwa peristiwa yang telah mencoreng kerja keras dan kewibawaan PAM VVIP yang dipimpinnya serta wujud tidak profesionalnya para petugas PT PLN di kota Manado yang bertanggung jawab dan hal ini perlu menjadi bahan evaluasi dan reformasi dalam organisasi manajemen PT PLN didaerah ini.

Sementara itu,pihak Manajemen Hotel Four Point kepada pihak Paspampres dan Kodam XIII Merdeka saat itu memberikan klarifikasi bahwa kejadian itu diluar unsur kesengajaan dan tanpa diduga sebelumnya terjadi tabrakan arus listrik yakni pada saat lampu padam pihak Hotel mengaktifkan generator dengan sistem pembatas secara otomatis untuk mengatasi pemadaman saat itu.Namum beberapa saat kemudian pihak Hotel atas koordinasi dengan pihak Paspampres disimpulkan untuk merubah pembatas arus listrik dirubah menjadi secara manual permanen tanpa mengkomunikasikan dengan pihak PT PLN yang bertugas saat itu.Selang beberapa saat kemudian tanpa ada komunikasi dengan pihak Hotel,petugas PT PLN mensuplay arus listrik yang semula padam. Atas hal itu terjadilah tabrakan arus dan terjadi kerusakan pada sistim instalasi kelistrikan yang menyebabkan arus listrik di hotel kembali padam total.

Sementara itu Supervisor Humas PT PLN Wilayah Sulutenggo Malut Ronny Manengkey ketika dikonfirmasi via telepon genggam nomor 0821 9158 xxxx tidak tidak merespon dan pesan WhatsApp tidak di balas.(Nando)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari BAROMETER SULU di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *