


MANADO,Barometersulut.com-Panglima Kodam (Pangdam) XIII Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito Selasa (25/4/2017) memimpin langsung Launching penanaman kelapa Genja di lingkungan Makodam XIII Merdeka.
Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito dalam sambutannya menegaskan kegiatan launching penanaman kelapa Genja itu merupakan upaya mengembalikan “Roh kejayaan bumi nyiur” melambai sebagai wilayah penghasil kelapa seperti puluhan tahun silam.”Wilayah Kodam XIII Merdeka merupakan kawasan penghasil kopra terbesar di kawasan timur Indonesia,hal itu disebabkan daerah ini mayoritas ditanami kelapa dengan berbagai varietas.”ujarnya.
Dia mengatakan,gagasan untuk menanam kelapa jenis Genja diLingkungan Makodam XIII Merdeka sebagai motivasi bagi pemerintah daerah untuk kembali menanam kelapa jenis unggul ini.”Saya perintahkan seluruh kawasan Makodam ditanami kelapa Genja ini dan diikuti oleh seluruh jajaran Kodam XIII Merdeka.”ungkapnya sambil menegaskan kiranya langkah ini ditindak lanjuti oleh pemerintah daerah setempat.
Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito kepada Barometersulut.com disela-sela kegiatan menanam kelapa Genja itu mengatakan,pada prinsipnya TNI memiliki tiga fungsi utama yakni menjaga kedaulatan negara,menjaga keutuhan wilayah dan keselamatan bangsa ,dimana tiga fungsi itu dilaksanakan dalam bentuk Operasi Militer Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP).
Dia mengatakan, khusus OMSP sendiri diwujudkan melalui pemberdayaan wilayah pertahanan bangsa.”Keberadaan TNI didaerah adalah turut bertindak mendukung dan bersinergis pada setiap akses pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah.”ungkap Ganip,sapaan akrab Pangdam XIII Merdeka itu.
Lebih jauh Ganip menegaskan secara spesifik kelapa Genja dapat tumbuh dengan baik dan cepat diwilayah ini,antara lain dengan pola tanam tumpang sari dengan jarak tanam 7 (tujuh) meter.”Jika dengan pola tanam tumpang sari kelapa Genja ini,saya optimis kejayaan selaku sentra produksi kelapa akan kembali dialami.”tandas Ganip sambil menegaskan jenis kelapa Genja ini pada saat berusia tanam 3 tahun telah dapat dipanen dengan tinggi pohon sekitar tiga meter,dan untuk meningkat nilai ekonomis maka pemerintah harus memanimalisir ekspor bahan mentah dengan mendirikan pabrik pengolahan kelapa yang canggih.
Sementara itu ditempat yang sama Ketua Asosiasi Petani Kelapa Indonesia (APKI) Sulut Harry Warouw kepada Barometersulut
com mengatakan pada prinsipnya sangat mengapresiasi gagasan Pangdam XIII untuk kembali membangkitkan “Marwah” kejayaan bumi nyiur melambai sebagai daerah produsen biji kelapa terbesar di Indonesia.”Langkah dan ide cemerlang ini patut dipresiasi dan ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah ditiga Provinsi dalam teritori Kodam XIII Merdeka yakni Sulut,Sulteng dan Provinsi Gorontalo.”tandasnya.
Secara terpisah,Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XIII Merdeka Kolonel Inf Andi Suryadharman kepada Barometersulut.com menegaskan sebagai langkah awal pada saat launching ini kelapa Genja yang ditanam sebanyak 26 pohon,dimana kata Andi sesuai arahan Pangdam maka seluruh pekarangan dalam kompleks Makodam ditanami kepala Genja ini termasuk seluruh jajaran Kodam XIII Merdeka.
Dia menegaskan,kegiatan Launching penanaman kelapa Genja yang dipimpin langsung oleh Pangdam XIII Merdeka ini,turut dihadiri oleh Kasdam XIII Merdeka kolonel Inf Santos Matondang,Ketua Jurusan Teknologi Pertanian Unsrat DR Dedie Tooy,Para Asisten Kasdam XIII Merdeka,Asisten Perencanaan (Asren) Kodam XIII Merdeka Kolonel Arh Trias Wijarnako,Para Kabalak Kodam XIII Merdeka,Wakil Asisten Teritorial(Waaster) Kodam XIII Merdeka Letkol Inf Frangky Watuseke.(Regina Sambul)






