Wadan Lantamal VIII Pimpin Upacara Bendera Tujuh Belasan

17-04-2016 WADAN LANTAMAL VIII PIMPIN UPACARA BENDERA TUJUH BELASAN (5)17-04-2016 WADAN LANTAMAL VIII PIMPIN UPACARA BENDERA TUJUH BELASAN (4)MANADO,Barometersulut.com-Wakil Komandan (Wadan) Lantamal VIII Kolonel Marinir Eddy Setiawan Senin (17/4/2017) menjadi Inspektur Upacara bendera Tujuh Belasan di Lapangan Apel Mako Lantamal VIII Manado.Dalam upacara rutin setiap tanggal 17 bulan berjalan itu turut dihadiri oleh para Kadis/Kasatker,Perwira,Bintara,Tamtama serta ASN Lantamal VIII.

Kadispen Lantamal VIII Mayor Laut(P) Dedy Irawan Eko Cahyono kepada Barometersulut.com Senin (17/4/2017) mengatakan Pada kesempatan upacara itu,Wadan Lantamal membacakan amanat Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Dikatakannya,dalam amanatnya itu Panglima TNI antara lain menyinggung soal musibah bencana alam tanah longsor yang menimpah warga Ponorogo dimana tercatat sebanyak 28 orang koban meninggal dunia akibat tertimbun serta ratusan jiwa yang terpaksa harus mengungsi.”Sebagai sesama warga negara Indonesia kita patut menyatakan duka cita yang mendalam bagi korban yang meninggal dunia dan turut prihatin bagi kondisi warga yang saat ini tengah berada dalam kamp pengungsian.”ujar Panglima TNI sambil menyatakan apresiasi bagi jajaran TNI yang terlibat dalam operasi penanggulangan bencana tanah longsor itu dengan harapan tetap melaksanakan tugas kemanusian itu dengan tulus,iklas dan dedikasi tinggi.

Baca juga:  Wenny Lumentut Buka Sosialisasi Bantuan Keuangan Parpol

Selain soal keprihatinan atas musibah bencana alam tanah longsor yang terjadi,dalam amanatnya Panglima TNI juga menekankan soal dampak negatif dari kemajuan teknologi komunikasi dan informasi model baru yakni”Cyber Narcoterorism”dimana model teknology canggih ini digunakan sebagai media mengedarkan narkotika yang hasilnya diduga untuk membiayai kegiatan terorisme.”Saya ingatkan bahwa kejahatan model baru ini adalah ancamam serius bangsa Indonesia dan dunia saat ini.”tegasnya sambil menegaskan cyber narcoterosrism memanfaatkan situs terkemuka seperti Youtube,Twitter dan Facebook untuk tujuan market,penyebaran dan perekrutan.

Atas fenomena ancaman itu,maka Panglima TNI berharap agar seluruh jajaran TNI,komando kewilayahan khususnya aparat intelejen harus terus memantau,mendeteksi gerakan-gerakan kelompok ini sedini mungkin.”Kepada seluruh prajurit dan PNS tidak terlibat dalam kejahatan narkoba serta membangun soliditas dan sinergitas dengan aparat lain dalam menangkal aksi radikalisme.

Baca juga:  Danrem Ucapkan Selamat Natal,Garansi Keamanan Beribadah

Dedy menegaskan pada akhir amanatnya Panglima TNI juga mengingatkan penyebaran berita bohong (Hoax) melalui media sosial yang berpotensi terjadinya perpecahan dan mengancam persatuan dan kesatuan,kebhineka tunggal Ika-an serta munculnya fahan radikalisme.”Kunci hadapi Hoax bagi prajurit dan PNS TNI adalah jangan mudah percaya terhadap satu informasi bohong,tetapi percayalah kepada komandan satuan masing-masing”tandasnya sambil menegaskan Prajurit dan PNS TNI harus cerdas,Pandai memilih dan memilah berita positif dan bermanfaat.

Dedy menambahkan dalam kesempatan itu Wadan Lantamal VIII menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih dari Danlantamal VIII Laksamana Pertama TNI Suselo kepada seluruh prajurit khususnya tim SAR dari Yonmarhanlan VIII Bitung,yang telah mendukung proses evakuasi 13 orang penambang yang tertimpah tanah longsor di desa Tatelu Kecamatan Dimembe,Kabupaten Minahasa Utara pekan lalu.”Danlantamal VIII menyatakan apresiasi terhadap kepekaan,tanggap kepedulian anda sekalian dalam membantu sesama manusia yang membutuhkan pertolongan.”ungkapnya.
(Nando/Kadispen Lantamal VIII)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *