
MANADO,Barometersulut.com-Tim Desk Wilayah Perbatasan dan Pulau-Pulau Kecil Terluar (Wiltas dan PPKT) Kementrian Ekonomi Politik Hukum dan Pertahanan Keamanan (Kemenko -Polhukam) RI,Rabu (12/4/2017) melakukan Rapat Koordinasi dengan para unsur Pimpinan TNI di Provinsi Sulut di Aula Yudha Makodam XIII Merdeka.
Adapun rombongan tim dari Kemenko Polhukam itu dipimpin oleh Brigjen TNI Yasid Sulistya,S.Sos.M.Si Asdep 3/IV Hanneg.
Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito diwakili Kasdam XIII Merdeka Brigjen TNI Santos Matondang pada kesempatan itu mengatakan bahwa Kodam XIII Merdeka sebagai komando kewilayahan pada tataran operasional,memiliki tugas pokok mewujudkan pertahanan wilayah darat khususnya di wilayah Provinsi Sulut,Sulteng dan Gorontalo,sementara tugas pokok pemerintah daerah mewujudkan kesejahteraan masyarakat,dimana untuk mewujudkan hal tersebut membutuhkan prakondisi aman dan tentram.”Pada prinsipnya komando wilayah dan pemerintah daerah adalah mitra dalam pengabdian yang saling mendukung dan melengkapi.”ujar Santos,sapaan akrabnya.
Santos menjelaskan,Kodam Merdeka merupakan satu kompartemen strategis Angkatan Darat dengan wilayah pembinaan tiga Provinsi tersebut diatas,dimana gelar kekuatan ini bagian dari pembangunan postur TNI AD yang tercantum dalam dokumen Minimum Essential Force (MEF) dan dokumen Renstra TNI AD 2015-2019.
Dia menjelaskan Wilayah Kodam XIII Merdeka memiliki pulau kecil terluar yang berbatasan langsung dengan negara Philipina,dimana kata Santos wilayah ini sangat rentan terhadap konflik separatisme serta tempat beroperasinya kelompok-Kelompok radikal dengan masalah infitrasi negara asing,pelanggaran lintas batas perairan,penyelundupan,pencurian ikan dan illegal trafficking.
Disamping itu katanya,secara sosial wilayah Kodam XIII Merdeka juga menyimpan potensi konflik horisontal khususnya daerah Kabupaten Poso yang hingga saat ini belum tuntas.”Untuk mengantisipasi kompleksitas tantangan tugas tersebut,Kodam XIII Merdeka perlu melakukan penyesuaian diri dengan melaksanakan pembinaan satuan dalam rangka menyiapkan personel untuk menjadi prajurit Profesional dan merakyat serta menjalin komunikasi yang intensif dengan pemerintah daerah dan masyarakat demi terwujudnya tata hidup yang makin sejahtera dan aman.”tandas Santos.
Sementara itu secara terpisah Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XIII Merdeka Kolonel Inf Andi Suryadharman kepada Barometersulut.com mengatakan,Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito menyampaikan apresiasi kepada ketua tim Desk Wiltas dan PPKT bersama rombongan yang telah memilih wilayah kodam XIII Merdeka yakni Provinsi Sulut sebagai objek kunjungan kerja,dimana kata Andi kedatangan rombongan dari Kemenko Polhukam itu dalam rangka mencari data dan informasi yang sebanyak-banyaknya di tiga Provinsi dalam wilayah Kodam XIII Merdeka secara langsung dilapangan,sehingga data tersebut dimanfaatkan untuk melengkapi data dan informasi tentang sinkronisasi gelar kekuatan TNI dengan pembangunan nasional di Sulawesi.
Kegiatan Rapat koordinasi dengan Tim Desk Wiltas dan PPKT tersebut dihadiri oleh Pangdam XIII Merdeka diwakili oleh Kasdam XIII Merdeka Brigjen TNI Santos Matondang ,Danlantamal VIII diwakili Asrena Danlantamal VIII Kolonel Laut(P) Teguh Imam Wibowo serta Letkol PNB Dolfi mewakili Danlanud Sam Ratulangi.(Regina Sambul)







