Tahuna, BAROMETERSULUT.com – Pemilihan Kapitalaung serentak tahun 2026 di Kabupaten Kepulauan Sangihe yang berlangsung di 117 kampung, Rabu (21/10/2026), berjalan dengan lancar.
Di Kecamatan Manganitu, khususnya Kampung Taloarane dan Manumpitaeng, masyarakat tampak antusias menggunakan hak pilih untuk menentukan pemimpin kampung mereka.

Di Kampung Taloarane, proses pemungutan suara dipusatkan di Aula Gereja Jemaat Eben Heazer Manganitu. Sejak pagi, warga mulai mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) untuk menyalurkan hak pilih. Sementara di Kampung Manumpitaeng, pemungutan suara dilaksanakan di Balai Kampung.
Berdasarkan hasil rekapitulasi sementara, Julien Maskarena Sinadia unggul dalam perolehan suara di Kampung Taloarane, sedangkan Djuling Humune, S.Sos., memperoleh suara terbanyak sementara di Kampung Manumpitaeng.

Di Kampung Taloarane, Julien Maskarena Sinadia memperoleh 213 suara atau 44,47 persen. Ia unggul atas dua calon lainnya, yakni Oktafin Rosalia Medea yang meraih 148 suara atau 30,90 persen, serta Rose Mary Odameng dengan 118 suara atau 24,63 persen.
Dari total 780 pemilih yang terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT), sebanyak 559 orang menggunakan hak pilih. Tercatat 479 suara sah dan 80 suara tidak sah, dengan tingkat partisipasi pemilih mencapai 71,67 persen. Dengan hasil tersebut, Julien Maskarena Sinadia menjadi peraih suara terbanyak sementara.

Sementara itu, di Kampung Manumpitaeng, Djuling Humune, S.Sos., memperoleh 229 suara atau 63,26 persen. Ia unggul atas Marthen Gansalangi yang meraih 133 suara atau 36,74 persen.
Dari 469 pemilih yang terdaftar dalam DPT, sebanyak 366 orang menggunakan hak pilih. Total suara sah tercatat sebanyak 362 suara, sedangkan 4 suara dinyatakan tidak sah. Tingkat partisipasi pemilih di kampung tersebut mencapai 78,04 persen.
Ketua Panitia Pemilihan Kapitalaung (Panpil) Kampung Nataniel Timomor mengatakan, seluruh tahapan pemilihan, mulai dari proses pencalonan hingga pemungutan suara, berlangsung dengan baik.

“Harapan kami dari panitia pemilihan kampung, calon yang memperoleh suara terbanyak nantinya dapat menjalankan visi dan misinya untuk kemajuan kampung,” ungkapnya.

Pemilihan ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk menentukan arah kepemimpinan kampung sekaligus menaruh harapan pada pembangunan dan pelayanan masyarakat yang lebih baik di masa mendatang. (Advertorial)







