MINUT,Barometersulut.com– Pemerintah Provinsi Sulut melalui Dinas PUPR pada tahun anggaran 2026 mendatang bakal melaksanakan pekerjaan perawatan jalan dan jembatan yang ada di Kabupaten dan Kota,termasuk jalan Provinsi Sulut yang di kabupaten Minahasa Utara.
Hal ini ditegaskan Kadis PUPR Provinsi Sulut Deicy Paath Paat kepada media ini, Sabtu(27/12/2025).
Menurutnya, khusus di Kabupaten Minahasa Utara, jalan Provinsi yang di kerjakan adalah ruas jalan Soekarno.
” Iya, jalan Soekarno di Minut telah tertata di APBD 2026″ ujarnya.
Dia menjelaskan, pada tahun 2026 nanti salah satu jalan utama di Minut itu akan dilakukan pekerjaan pemeliharaan yakni penempelan jalan berlobang dan pengaspalan.
Menurutnya, jalan Provinsi Sulut di Minut cukup panjang khususnya ruas jalan Soekarno, namun karena keterbatasan anggaran karena efiensi maka pekerjaan perbaikan akan di lakukan secara berkala dan skala prioritas.
” Yang jelas, dalam kondisi efisien anggaran secara nasional ini, sesuai arahan Pak Gubernur agar melakukan pemeliharaan jalan dengan memperhatikan aspitasi masyarakat namun tetap menerapkan skala prioritas sesuai pertimbangan regulasi dan strategis.”katanya sambil menambahkan mengapresiasi gerak cepat Bupati Minut yang membantu pemeliharaan sejumlah titik jalan Provinsi di Minut yang rusak dengan mengalokasikan dana sesuai dengan kondisi daerah.
Sebelumnya Bupati Minut Joune Ganda berterima kasih kepada Gubernur Sulut Yulius Selvanus yang telah menggarkan anggaran pemeliharaan jalan Provinsi yang ada di wilayah Minahasa Utara.
Dia menambahkan, salah satu ruas jalan Provinsi yang diserahkan kepada Pemkab Minut yakni jalan Airmadidi-Kauditan pada bulan April 2025, kini telah selesai di lakukan pemeliharaan dan pengaspalan oleh oleh PUPR Minut
Diketahui, Ruas jalan sepanjang 1.080 meter tersebut dikerjakan dengan anggaran sekitar Rp1,3 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Minahasa Utara. Sebelumnya, perbaikan terakhir dilakukan oleh pemerintah provinsi pada tahun 2019.
Dimana jalan ini dinilai memiliki peran strategis karena berada di kawasan padat penduduk serta menjadi jalur alternatif yang menghubungkan berbagai wilayah, termasuk akses ke Manado – Kota Bitung, dan Kabupaten Minahasa.
“Kami berterima kasih kepada Pak Gubernur Sulawesi Utara, Bapak Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, yang telah mengalokasikan anggaran perbaikan. Semoga sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten terus terjalin demi pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tukas Sekjen Apkasi itu.(nadam)






