Pemkab Minut Komitmen Galakkan GPM, Jual Sembako Bersubsidi 10 Hingga 50 Persen

Minut,BAROMETERSULUT.com- Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara melalui Dinas Pangan kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM)

Terbaru, kegiatan GPM kali ini dilaksanakan di Desa Lilang, Kecamatan Kema, Kamis(07/8/ 2025)

Bupati Minahasa Utara Joune Ganda yang diwakili oleh Asisten II Allan Mingkid, saat membuka kegiatan mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Dinas Pangan dan semua pihak yang telah bekerja keras untuk mensukseskan Gerakan Pangan Murah hari ini.

“Gerakan Pangan Murah ini merupakan salah satu upaya pemerintah Kabupaten Minahasa Utara untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, serta menekan laju inflasi. Kami percaya bahwa dengan kerja sama dan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, kita dapat mencapai tujuan tersebut.” Ucapnya.

Allan Mingkid menambahkan, Gerakan Pangan Murah ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan harian yang bergizi seimbang untuk keluarga. Kami juga berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi kegiatan serupa di masa depan.

” Atas nama Pak Bupati, saya menyampaikan Terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Mari kita terus bekerja sama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Minahasa Utara”, ujar Asisten II Allan Mingkid.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Bertha Katuuk yang diwakili oleh Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Fanny Rumokoy, SP. Kepala Dinas Pangan karena saat ini, pada waktu yang sama, Kepala Dinas sedang mendampingi Tim dari Bapasnas RI dalam monitoring dan evaluasi penyaluran beras bantuan pangan di 3 kelurahan kecamatan Airmadidi.

Fanny menambahkan, Gerakan Pangan Murah ini dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan tahun 2025 yang bertujuan menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan juga menekan inflasi daerah juga disertai dengan HUT BAPANAS Ke-IV pada tanggal 29 Juli 2025.

Dijelaskannya, Komoditas yang disediakan dalam Gerakan Pangan Murah ini beragam antara lain, beras SPHP, gula pasir, minyak goreng, telur ayam, cabai rawit, bawang merah, bawang putih dan daging ayam. Komoditas yang tersedia dijual dengan harga dibawah harga pasar dan disubsidi antara 10%-50% dari harga Pasar.

Untuk komoditas pangan pada kegiatan Gerakan Pangan Murah bekerja sama dengan : Perum Bulog , Kios Unggas,dan Pelaku Usaha Pangan.

“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangan harian yang bergizi seimbang untuk keluarga dengan harga yang terjangkau”, ujar Fanny Rumokoy, SP.

Beberapa komoditas yang tersedia antara lain:

– *Beras SPHP*: Rp 58.000 per 5 kg
– *Telur Ayam*: Rp 33.000, subsidi Rp 20.000 dari harga normal Rp 53.000
– *Minyak Goreng*: Rp 16.000 per 2 liter, subsidi Rp 10.000/liter dari harga normal Rp 36.000
– *Gula Pasir*: Rp 8.000, subsidi Rp 10.000 dari harga normal Rp 18.000
– *Daging Ayam*: Rp 23.000, subsidi Rp 10.000 dari harga normal Rp 33.000
– *Cabe Rawit*: Rp 35.000, subsidi Rp 20.000 dari harga normal Rp 55.000

Kegiatan GPM dihadiri juga oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk Kepala Dinas Perhubungan Bobby Najoan, Kepala Dinas Perdagangan Maxmillian Tapada, Camat Kema Daniel Komenaung, Hukum Tua Desa Lilang Fecky Wantah, dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

Yuk! baca berita menarik lainnya dari BAROMETER SULU di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *