Tutup Akses Jalan, Warga Tolak Pembangunan Pagar Kompleks Pelabuhan Ferry Melonguane Talaud

Talaud, BAROMETERSULUT.com– Pekerjaan pembangunan pagar kompleks Pelabuhan Ferry Melonguane Kabupaten Kepulauan Talaud menuai penolakan keras dari warga setempat.

Pasalnya, pembangunan pagar kompleks tersebut dinilai bentuk kesewenangan dan tidak manusiawi dari pemerintah terlebih dinas teknis dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Kepulauan Talaud.

Sebab, pembangunan pagar dengan SPK Nomor: 03/SPK/PPK/PP- KPFM/DPUTR/IV/2023 mengabaikan kepentingan sosial masyarakat, imbasnya satu- satunya akses jalan warga setempat menuju ke pasar akan tertutup.

“Masyarakat menolak keras dan dengan cara apapun akan dilakukan bila Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Kepulauan Talaud memaksakan kehendak tetap menutup jalan yang menjadi akses kami selama ini,” ujar masyarakat setempat yang meminta namanya tidak dipublikasikan.

Baca juga:  Sinergitas TNI-Polri Gelar Ops PPKM Skala Mikro di Miangas

” Jangan paksa kami untuk melawan pemerintah karena kebijakan yang tidak berpihak kepada rakyat,” sambungnya didampingi warga lainnya dengan nada marah menolak pembangunan yang menyensarakan rakyat.

Menurutnya, masyarakat sudah menemui pelaksana proyek di lokasi untuk mengingatkan mereka agar tidak melanjutkan pekerjaan walaupun kami memahami mereka hanya pelaksana.

“Kami tetap menolak pembangunan ini apapun akan terjadi dan siap melakukan apapun, bila Kepala Dinas PUTR Kabupaten Talaud tetap melaksanakan pekerjaan yang mengakibatkan penderitaan bagi rakyat,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Kepulauan Talaud, John Rianto Majampoh dihubungi via telepon hingga berita ini dinaikan belum tersambung.

(christ)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *