Usai Dilantik, Ketua PWI Bitung Sebut Kami Selalu Bekerja Sesuai Kode Etik Jurnalistik

Bitung, BAROMETERSULUT.COM-Disaksikan Wali Kota Bitung, unsur forkopimda, Kepala Dinas Kominfo Theodorus Rompas, para Kabid Dinas Pendidikan Bitung, para kepsek SD dan SMP se Kota Bitung, Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulut yang diketuai oleh Drs. Voucke Lontaan, dengan berlandaskan surat keputusan dengan nomor: 12/SK/PWI-SULUT/X/2021, tentang pengesahan pengurus PWI Bitung, melantik pengurus PWI Kota Bitung periode 2021-2024, yang dilaksanakan di Pasar Pinasungkulan Sagerat, Kamis (02/12/2021)

Alfons Wodi selaku ketua panitia pelantikan dalam laporan menjelaskan bahwa, pelantikam ini mengacu pada AD/ART PWI, serta menindaklanjuti hasil konferensi pembentukan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bitung di Jl. Jenderal Sudirman, Lantai II, Kantor PWI Sulut, pada 13 Januari 2021 lalu,

Bacaan Lainnya

“Pelantikan ini merujuk pada AD/ART, PWI  serta konferensi pembentukan PWI Bitung pada beberapa bulan yang lalu. Dan lokasi pelantikan sengaja kami buat di pasar Pinasungkulan Sagerat untuk mengairahkan kembali pasar ini, sesuai program pemerintah Kota Bitung di bawah kepemimpinan Ir. Maurits Mantiri, MM selaku Wali Kota Bitung dan Hengky Honandar, SE, selaku Wakil Wali Kota Bitung,” jelas Wodi.

Dalam sambutan ini, Voucke mengaku bangga dengan penyelenggaraan pelantikan pengurus PWI Bitung yang digelar di tengah-tengah masyarakat,

“Apresiasi buat teman-teman PWI Bitung. Saya baru melihat pelantikan seperti ini. Tentunya menoreh sejarah baru,” ujarnya.

Dirinya juga menjelaskan, bahwa sekarang ini pers sebagai fungsi kontrol sosial, sebagaimana yang tersirat dalam 4 pilar demokrasi di Indonesia.

“Tentunya mempunyai peran yang sangat penting dalam membangun bangsa dan negara, serta menjaga NKRI. Sebab, tanpa peran dari pers, sudah pasti program pembangunan tidak berjalan seperti yang diharapkan. Karena itu, sinergisitas antara pers dan Pemerintah sangat penting,” ubgkapnya.

Lanjut Voucke, program apapun yang telah dibuat pemerintah tanpa dipublikasikan ke masyarakat, akan memberikan dampak yang tidak baik. Tapi, apabila program tersebut dipublikasikan ke masyarakat akan membantu pemerintah, dalam arti pers ikut mensosialisasikan apa yang sudah dan akan dilakukan pemerintah, sehingga tidak membingungkan masyarakat. Inilah yang namanya sinergisitas.

“Sebagai contoh, dalam hal penanganan COVID-19, dengan sosialisasi dari teman-teman pers, pastilah Pemerinta ikut terbantu seperti program vaksinasi,” tukasnya.

Voucke juga mengajak pengurus PWI Kota Bitung yang baru dilantik agar dalam menjalankan tugas harus menjaga marwah organisasi PWI serta harus menjunjung tinggi profesionalisme.

“Sebab, menjadi seorang wartawan yang profesional tidak mudah, pertama yang paling mendasar seorang wartawan harus dalam menjalankan tugas harus memahami Kode Etik Jurnalistik, kemudian sesuai regulasi dari Dewan Pers, saat ini wartawan harus mengikuti tahapan Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Tiga jenjang dala. Uji Kompetensi Wartawan yakni, Muda untuk kategori reporter, Madya kategori redaktur dan Utama kategori Redpel/Pemred,” jelasnya.

“Tujuan dari UKW tidak utk menciptakan wartawan yang profesional yang bertugas sesuai kaidah-kaidah jurnalistik. Kaiatan dengan itu, sampai saat ini PWI Sulut, sudah 28 kali menggelar UKW. Total  jumlah wartawan hampir 600-an yang telah ikut UKW, sebagai syarat dari Dewan Pers. Wartawan dalam melakukan peliputan Harus benar2 mengacu pada kode etik Jurnalistik. Misalnya, brt yang dipublikasikan harus berdasarkan fakta dan berimbang, bukan hoaks,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PWI Bitung, Christian A. Wayongkere dalam sambutannya mengucapkan banyak terima kasih kepada PWI Sulut yang sudah berkenan datang dan melantik kami pengurus PWI Bitung, serta kepada semua undangan yang bersedia mengahadiri pelantikam kami,

Lanjutnya, kami PWI Bitung tentunya sesuai AD/ART PWI akan selalu menopang program pemerintah melalui pemberitaan, dan kami berharap agar pemerintah jangan anti krittik dengan apa yang kami tulis dan publikasikan kemasyarakat,

“Kami akan selalu bersinergi dengan pemerintah, namun kami juga meminta kepada pemerintah jangan anti kritik dengan apa yang kami tulis dan publikasikan. Tentunya semua harus berdasarkan dengan kaedah serta kode etik jurnalistik,” kata Christian wartawan dari harian tibunmanado.

Besar harapan kami juga kepada instansi pemerintah, TNI, Polri, BUMN, agar dapat membantu kami dalam perihal konfirmasi untuk pemberitaan,

“Kami berharap kita bisa saling berkomunikasi dalam hal konfirmasi pemberitaan seuai mekanisme dan kaedah jurnalistik,” singkatnya.

Saya juga berharap agar kita yang tergabung dalam PWI Bitung agar menjalankan tugas sebagaimana diatur kode etik dan Undang undang nomor 40 tahun 1999 tentang pers.

Akhir sambutannya, Christian mengucapkan kepada seluruh pihak yang sudah membantu terselenggaranya pelantikan PWI Bitung dengan lancar,

“Saya selaku ketua mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pihak baik secara instansi maupun pribadi yang telah membantu kami sejak persiapan sampai pada hari pelantikan, kiranya Tuhan akan selalu membalas kebaikam Bapak/Ibu,” tutupnya.

Terpisah dari itu, Wali Kota Bitung Ir. Maurits Mantiri dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada para pengurus PWI Bitung yang baru dilantik. Lanjutnya, Mantiri menegaskan bahwa eksistensi PWI Kota Bitung sebagai perekat dan pemersatu insan pers yang merupakan mitra pemerintah dan sebagai modal dalam membangun Kota Bitung.

“Pers adalah kekuatan pilar keempat yang dapat membangun bangsa dan menyuarakan kepentingan rakyat. Sumbang saran dari para tokoh dan insan pers terhadap kebijakan pemerintah daerah sangat berharga untuk modal pembangunan di kota Bitung,” ucap Mantiri.

Karena budaya sumbang saran tersebut, Maurits berharap mampu terus ditumbuh kembangkan secara santun dan bijak,

“Apresiasi dari Pemkot Bitung buat PWI, atas dedikasi yang telah diberikan, pikiran yang telah tercurahkan dalam bentuk tulisan yang telah ditunjukan PWI dalam membangun negeri selama ini. Teruslah bersinergi bersama pemerintah kota Bitung dalam mewujudkan visi Bitung kota digital, sejahtera dan berkarakter berlandaskan gotong royong,” tutupnya.

Turut hadir dalam pelantikan PWI Bitung, Sekretaris PWI Sulut, Merson Simbolon, TP3 Sepakat bidang pendidikan Axel Galatang, Ketua DPRD Bitung Aldo Ratungalo, Ketua Fraksi PDIP DPRD Bitung Geraldi Mantiri, Dirut Perumda Pasar Harto Kahiking, Ketua KPU Bitung Desly Sumampouw, Kepala BNN Kota Bitung Tommy Sumampouw, Ketua KNPI Bitung Rendy Rompas.

(romo)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari BAROMETER SULU di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *