Nuansa Idul Fitri 2017 di Manado”Barasa”

MANADO,Barometersulut.com-Meskipun tidak seperti didaerah lain di Indonesia,namun momentun menyambut Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijiriah pada tanggal 24 Juni 2017 Masehi di Kota Manado juga terasa khususnya di pusat-pusarlt perbelanjaan tradisional maupun yang modern.

Pantauan Barometersulut.com Sabtu (24/6/2017) nampak keramaian makin terasa,seperti terminal Malalayang,pelabuhan laut di Marina Plaza dan di Bersehati serta kawasan pasar tradisonal ’45 termasuk Taman Kesatuan Bangsa(TKB).

Kesibukkan warga Kota Manado dan sekitarnya tersebut secara otomatis memicu terjadinya kemacetan arus lalu lintas khususnya di kawasan tersebut diatas.

Selain pusat perbelanjaan pakaian,nampak warga juga memadati tempat penjualan perlengkapan makanan khas Idul Fitri yakni pemungkus ketupat dan rempah-rempah menu lebaran.

Kesibukkan juga terlihat diseputaran kampung Arab (depan Masjid Masyhur Istiqlal Manado) yang khas dengan tempat penjualan perlengkapan sholat bagi pria dan wanita seperti Kopiah,baju koko dan mukena serta beraneka parfum khas import dari negara Arab.

Kasat Lantas Polres Manado Kompol Ruslan Badarun kepada Barometersulut.com mengatakan peningkatan jumlah kendaraan yang masuk keluar kota Manado sejak awal pekan lalu terus meningkat drastis,namun katanya jumlah itu diprediksikan akan memuncak pada hari ini.”Untuk mengatasi dan mengurai kemacetan serta mengantisipasi puncak kemacetan yang akan terjadi,kami bersama dinas perhubungan kota Manado telah berkoordinasi antara lain mendirikan sejumlah posko-posko pada seluruh pintu masuk dan keluar kota Manado dan di pusat-pusat pertokoan,”tandas Ruslan sambil berharap agar pengguna jalan tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas khususnya larangan Parkir dan berhenti pada titik-titik yang telah ditetapkan.(Regina TS ).IMG-20170624-WA0000

Yuk! baca berita menarik lainnya dari BAROMETER SULU di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *