MINUT,Barometersulut.com- Upaya dan komitmen serta kerja keras Bupati Joune Ganda untuk menjadikan Kabupaten Minahasa Utara sebagai ” Surga Investasi” khususnya dalam sektor Pariwisata semakin mendekati fakta.
Terbaru, jaringan resort bertaraf internasional Club Med juga resmi memilih Likupang sebagai lokasi investasi barunya di Asia Tenggara memastikan bahwa tahun 2026 ini akan memulai progresnya.

Kepastian ini dibuktikan dengan adanya pertemuan Bupati Joune Ganda dengan petinggi manajemen Perusahaan bergerak di Bidang Pariwisata dalam hal ini PT. Cakra Guna Darma Eka dan PT. Cakra Kema Development, pengembann club Med.
Audensi para pebisnis property ini
antara lain melaporkan proses investasi sektor pariwisata dan properti yang berada di Kecamatan Kema Khususnya Desa Waleo dan Desa Makalisung. Pihak perusahaan Rencana akan membangun tahap pertama Club Med di tahun 2026 dengan luasan kurang lebih 50 ha, Senin (9/2/2026) di kediaman pribadi Bupati Joune Ganda di Desa Kaima.

Sebelumnya,guna memantapkan mega proyek ini, Henri Giscard D’ Estaing, ( Chairman/CEO ) bertemu dengan Bupati Minut Joune Ganda ruang VVIP bandara Sam Ratulangi, Kamis (24/08/2023) dua tahun lalu.
Dan pertemuan ini ditindak lanjuti dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman dilakukan oleh Presiden Direktur Paradise Indonesia Anthony Susilo Prabowo dan CEO East, South Asia, and Pacific (ESAP) Markets of Club Med Rachael Harding di Jakarta, Jumat (25/8/2023).

Menurut Joune Ganda, jaringan dan pemilik Club Med sangat menunjukkan antusiasmenya untuk berinvestasi di Minut, terbukti siap menggelontorkan dana dalam jumlah yang besar.Selain potensi sumber daya alam, daya tarik lain yang tidak kalah penting adalah kemudahan dan kecepatan serta profesionalisme sistim perizinan.
” Jika tidak ada aral melintang, tahun ini sudah akan ada proses pembangunan Club Med di Minut” tukas Sekjen Apkasi itu sembari menegaskan siap memberikan pelayanan adminstrasi prima dan keamanan serta kelancaran tahapan pembangunan nanti.
Bupati Joune Ganda juga memastikan investasi triliunan rupiah ini di desa
Waleo dan Desa Makalisung
akan berdampak pertumbuhan ekonom secara signifikan bagi daerah dan masyarakat sekitar lokasi dan Lokasi tersebut secara RTRW masuk dalam kawasan pariwisata.
” Jika nanti pembangunan ini terwujud, maka akan menjadi salah satu mega proyek dan investasi sektor pariwisata yang terbesar dikawasan timur bahkan di Sulut” tandas Bupati Joune Ganda sambil meminta masyarakat turut mendukung kegiatan investasi ini.

Dalam pertemuan dengan para investor properti nasional bahkan internasional ini, Bupati Joune Ganda didampingi oleh perwakilan jaringan manajemen club med di Sulut,Kadis PUPR Minut Alfons Tintingon bersama staf.(nando)







