80 Ribu Liter Pertalite, 15 Ribu Liter Solar dan 120 Ribu Liter Minyak Tanah Tiba di Tagulandang, Polsek Lakukan Pengawasan Ketat

SITARO,Barometersulut.com – Polres Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) melalui Polsek Tagulandang bergerak cepat memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi masyarakat setempat. Pada Minggu (23/8/2026) pukul 12.00 WITA, personel Polsek yang dikomandani langsung oleh Kapolsek IPTU Rexi Misa melakukan monitoring ketat terhadap kedatangan kapal tanker MT. Poka Jo di Pelabuhan Laut Tagulandang.

 

Bacaan Lainnya

Kapal tersebut membawa dua trip pengiriman BBM untuk wilayah Tagulandang dengan rincian volume yang signifikan. Sebanyak 80 kiloliter (KL) Pertalite atau sekitar 80.000 liter, dan 15 KL Solar atau sekitar 15.000 liter didistribusikan kepada APMS PT. Karya Maranatha Abadi (No. 76.958.08) di Kelurahan Bahoi. Sementara itu, AMT CV. Gama Anla Kerosine (No. 72.958.03), juga berlokasi di Kelurahan Bahoi, menerima pasokan 120 KL Minyak Tanah atau sekitar 120.000 liter.

 

Total volume BBM yang tiba hari ini mencapai 215 KL, angka yang krusial untuk menopang aktivitas transportasi dan kebutuhan rumah tangga di wilayah kepulauan.

 

IPTU Rexi Misa menegaskan bahwa kehadiran polisi tidak hanya bersifat seremonial saat kapal bersandar. Tim secara langsung mengawasi proses bongkar muat dari kapal ke agen untuk mencegah kebocoran atau penyimpangan di titik pertama rantai distribusi.

 

“Selain monitoring dan melakukan pengawasan pendistribusian dari kapal ke pihak agen, besok kami juga akan melakukan pengawasan pendistribusian dari agen kepada masyarakat agar penyaluran bisa terlaksana dengan baik,” jelas Rexi kepada wartawan, Minggu (23/8/2026).

 

Rencana tindak lanjut ini menunjukkan pendekatan preventif yang komprehensif. Dengan mengawal hingga tahap penjualan eceran, Polsek Tagulandang berupaya memutus potensi praktik penimbunan, pungutan liar, atau kelangkaan buatan yang sering kali menjadi keluhan utama masyarakat di daerah terpencil.

 

Kehadiran aparat dalam momen kritis seperti ini bukan sekadar prosedur administratif, melainkan jaminan nyata bahwa negara hadir untuk melindungi hak dasar warga atas akses energi yang adil dan terjangkau. Monitoring bertahap dari pelabuhan hingga SPBU/agen diharapkan dapat menjaga stabilitas harga dan ketersediaan BBM di Tagulandang sepanjang periode distribusi ini.

 

(RoMo)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari BAROMETER SULU di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *