MANADO,Barometersulut.com-Panglima Kodam XIII/Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito turut berkomitmen mendukung upaya Pilkada serentak 2018 yang bebas politik uang dan politisasi SARA.Hal ini disampaikan Irdam XIII/Merdeka Kolonel Inf Wanti Waranei F. Mamahit, Rabu (14/02/2018) dalam menghadiri kegiatan Deklarasi Tolak dan Lawan politik uang dan politisasi SARA oleh Bawaslu Provinsi Sulut di Swissbell Hotel Manado.
Irdam XIII/Merdeka Kolonel Inf Wanti Waranei F. Mamahit menjelaskan upaya pihak Bawaslu ini merupakan cara yang tepat dalam mengajak dan mendorong para Stakeholder untuk turut menciptakan Pilkada yang bebas Money politic dan permainan isu SARA.”Pada prinsipnya upaya ini sangat strategis dalam mensukseskan pilkada yang bersih,aman dan berwibawa.”ujarnya.
Dia menegaskan terlepas dari hal tersebut diatas,pada prinsipnya upaya mensukseskan Pilkada serentak 2018 ini,TNI Angkatan darat telah berkomitmen untuk mendukung upaya kepolisian dalam pengamanan serta akan bersikap secara netral dalam proses pilkada.”Seperti Kodam lain di Indonesia,internal Kodam XIII/Merdeka telah di bentuk tim pengawas Independen Pilkada serentak 2018 ini yang dia ketuai.”ungkapnya.
Mamahit menambahkan bahwa adapun tim pengawasan Netralitas TNI Kodam XIII/Merdeka beranggotakan 22 orang dimana 10 orang berpangkat Kolonel.”Tim ini tersebar di seluruh Wilayah Kodam XIII/Merdeka yakni di Provinsi Sulut,Sulteng dan Gorontalo khususnya daerah Kabupaten/Kota yang melaksanakan Pilkada.”tandas nya sesuai perintah Komando atas bagi prajurit TNI yang melanggar perintah ini akan mendapat sangsi tegas serta seluruh jajaran Kodam XIII/Merdeka mendukung penuh upaya Lembaga penyelenggara Pilkada yakni KPU dan Bawaslu dalam menciptakan Pilkada serentak 2018 yang berintegritas.
Dalam kegiatan Deklarasi Tolak & Lawan Politik uang & Politik SARA Irdam XIII/Merdeka Kolonel Inf Wanti Waranei F. Mamahit didampingi Kasiren 131/Santiago Letkol Czi Andi Kusuma.(Regina.TS)