MANADO,Barometersulut.com-Dalam rangka pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2018 mendatang,pihak TNI secara nasional membentuk Tim pengawas Netralitas TNI pada wilayah masing-masing.”Perintah komando atas ini pasti kami lakukan secara maksimal dan bertanggung jawab.”ujar Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito Selasa (16/1/2018) via telepon genggamnya.
Menurut Mayjen TNI Ganip Warsito pada prinsipnya politik TNI adalah politik negara,sementara politik negara antara lain bersikap dan bertindak netral pada pesta demokrasi lima tahunan pada tahun 2018,khusus daerah Kodam XIII/Merdeka pada tiga provinsi yakni Provinsi Sulut,Sulteng dan Gorontalo soal netralitas adalah sebuah harga diri dan harga mati untuk dipertahankan dan dilaksanakan tanpa ada alasan apapun.”Soal netralitas TNI dalam pesta demokrasi adalah mutlak dilaksanakan dengan tanggung jawab penuh dan tidak dapat ditawar lagi.”tegas Ganip sambil menambahkan menjamin perintah untuk netral dalam menghadapi momentum politik 2018 untuk dipatuhi dan dilaksanakan oleh seluruh prajurit Kodam XIII/Merdeka.
Ganip menambahkan terlepas dari untuk netral dalam pelaksanaan Pilkada serentak ini,khusus dalam wilayah Kodam XIII/Merdeka akan melakukan pembantuan pengamanan bagi tugas kepolisian dengan rincian kekuatan sebanyak 1 Satuan Setingkat Kompi (1 SSK) untuk wilayah Kabupaten yang melaksanakan pilkada sementara untuk tingkat Provinsi akan menurunkan pasukan sebanyak 1 satuan setingkat Batalyon .” Untuk netralitas dan dukungan TNI pada Pilkada serentak tugas, perintah dan larangannya sudah jejas untuk di patuhi di jalankan.”tandas Ganip sambil menambahkan pihaknya akan terus membangun sinergitas dengan Polri dan pemerintah daerah demi terlaksananya Pilkada serentak yang aman, nyaman,lancar dan kondusif.(Tim BS)






