


MANADO,Barometersulut.com-Telah menjadi agenda tahunan Markas Korem 131 Santiago selalu melaksanakan sholat Ied,seperti yang dilaksanakan Minggu (25/6/2017).
Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 131 Santiago Mayor Inf Fathan Ali kepada Barometersulut.com mengatakan untuk pelaksanaan Sholat Ied 1438 Hijiriah Tahun 2017 ini,bertindak selaku Imam Drs Ikrar M.Hi.M.Thi MA dan Khotib Dr H.Rivai Bolotio MPd yang dihadiri ribuan Jamaah yang berdatangan dari Kota Manado dan sekitarnya.
Fathan mengatakan,diantara ribuan jamaah,tampak Kasrem 131 Santiago Kolonel Inf Endro Satoto SIP.MM, para Kasi serta prajurit dan ASN Makorem 131 Santiago.”Seperti tahun-tahun sebelumnya lokasi sholat Ied di Makorem 131 Santiago selalu dipadati para jamaah.”ujarnya.
Dia menambahkan,usai pelaksanaan sholat Ied tersebut,Danrem 131 Santiago Brigjen TNI Sabar Simajuntak menyalami sejumlah jamaah yang hadir saat itu dan dilanjutkan dengan Silaturahmi Danrem 131/Santiago,ketua Persit KCK Koorcab Rem 131 Santiago PD XIII Merdeka bersama Kasrem dan para Kasi serta Dansat jajaran ke kediaman Pangdam XIII Merdeka,Ketua MUI,NU,Danlantamai VIII/Manado,Danlanud Sam Ratulangi dan berakhir di kediamana Kasrem 131/Santiago.
Sementara itu Danrem 131 Santiago Brigjen TNI Sabar Simanjuntak kepada Barometersulut.com sebelumnya mengatakan bahwa jajaran Korem 131 Santiago secara jenjang komando yang ada terus didorong dan berupaya merajut persatuan dan kesatuan serta keharmonisan serta toleransi beragama,khususnya dalam menjalankan ibadan bulan suci Ramadhan 1438 Hijiriah dan menyambut perayaan Idul Fitri sebagai satu momentum iman bagi umat muslim di Provinsi Sulut,khususnya kota Manado.”Bulan suci Ramadhan adalah kesempatan bagi umat Muslim untuk memperbaiki integritas diri dan penyucian dosa untuk menuju ke-Fitraan pada Idul Fitri sebagai satu momentum kemenangan iman bagi seluruh umat muslim,khususnya keluarga besar Korem 131 Santiago.”tandas Simanjuntak sambil menegaskan agar prajurit TNI Korem 131 Santiago menjadi pioner dan teladan bagi komponen masyarakat dalam merajut kebersamaan dalam perbedaan.(Regina TS)







