GMIM Musafir Gelar Retreat GSM

Minut,BS-Sesuai dengan agenda kerja Komisi Pelayanan Anak Jemaat Musafir Paniki Baru,Jumat(22/1)berlokasi dikawasan perkebunan milik keluarga Pusung GMIM Musafir menggelar retreat Guru Sekolah Minggu(GSM).
Pendeta Benny Sangian dalam khotbahnya pada pembukaan kegiatan retreat itu antara lain mengatakan bahwa para pelayan yang tergabung dalam GSM Musafir pada tahun 2016 ini harus mampu meningkatkan mutu pelayanan yang lebih kreatif,inovatif dan penyerahan diri yang penuh dan tanpa pamrih”Jika dikaitkan dengan tujuan kegiatan ini,maka harus tercipta satu pembaharuan semangat dan kualitas penyerahan diri dalam pelayanan pada tahun 2016 ini”tandas suami dari penatua Remaja GMIM Musafir Anita Tumanken.
Sementara itu ketua KPAS penatua Ir.Meike Pangemanan dalam kesempatan itu mengatakan bahwa seorang GSM harus menjadi teladan dimana saja dia berada,antara lain dengan menjaga tingkah laku,cara berpenampilan serta harus sosok yang setia beribadah”Seorang GSM harus mampu jadi panutan dan mampu menginjili semua anak sekolah minggu tanpa pilih kasih” ujar Meike sambil menambahkan bahwa rahasia sukses dalam pelayanan adalah sangat tergantung pada kualitas penyerahan diri kepada Tuhan sang empunya ladang pelayanan.
Demikian halnya ketua BPMJ GMIM Musafir Pendeta Linda Killing,STh meminta agar seluruh GSM patut bekerja sama dalam melayani anak sekolah Minggu,jangan justru saling gontok-gontokan antar sesama guru sekolah Minggu”Pelayanan di sekolah Minģgu merupakan wadah pembentukan moral dan karakter kekristenan,jadi jangan justru salah meletakkan dasar”tandas Linda dengan gaya khasnya.12573207_1544516812531440_782755757600065399_nft.Ir Meike Pangemanan
Dia menegaskan agar seluruh GSM Musafir memelihara kekompakkan dalam pelayanan,saling mengisi,saling membangkitkan semangat melayani dan menjauhi faham perpecahan diantara GSM”Sebagai GSM tidak egois,merasa paling hebat dan harus jadi pelayan yang semangat tinggi tidak mudah putus asa harus jadi penyemangat bagi sesama
GSM dan anak sekolah Minggu”ujarnya.
Ditempat yang sama Pendeta Elsye Balebu dalam arahanya menegaskan bahwa seorang memiliki satu keyakinan,percaya diri penuh serta semangat melayani yang sungguh dengan semamgat cinta kasih kepada anak sekolah Minggu.
Kegiatan retreat awal tahun 2016 tingkat Jemaat Musafir yang dihadiri para GSM dan anak sekolah Minggu itu, ditutup dengan doa dan penyalaan api unggun yang dipandu oleh pendeta Elsye Balebu.(Gina).

About Redaksi Barometer Sulut

Check Also

Respons Bencana di Kota Manado, DMC dan DDS Intensifkan Dapur Umum Hingga Aksi Bersih-bersih

Manado,BAROMETERSULUT.com-Disaster Management Center (DMC) dan Dompet Dhuafa Sulawesi Utara masih terus memberikan bantuan penanganan banjir …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *



Alamat Redaksi;
Jln Gandaria XI Nomor 29 Griya Paniki Indah, Mapanget Kota Manado-Sulut 
email: gerbangmediaindo@gmail.com