MINUT, Barometersulut.com- Memperingati 10 tahun berkarya dan memberikan dampak bagi masyarakat Sulawesi Utara (Sulut), Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) Sulut menggelar bakti sosial pemeriksaan kesehatan gratis di Desa Kauditan Satu, Kabupaten Minahasa Utara (Minut), Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian ILUNI UI Sulut terhadap kesehatan masyarakat, yang dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Utara, Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), serta tenaga kesehatan.
Layanan yang disediakan tidak hanya pemeriksaan kesehatan umum, tetapi juga konsultasi dengan dokter spesialis. Sejumlah poli pelayanan dibuka di lokasi, lengkap dengan ketersediaan obat-obatan untuk mendukung kebutuhan pengobatan warga.
Kepala Dinas Kesehatan Minahasa Utara, Alan Mingkid, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pelayanan kesehatan gratis ini relevan dengan kondisi yang dihadapi masyarakat, termasuk dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dapat memperburuk gangguan kesehatan, seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
“Pemkab Minut melaksanakan amanat UUD 1945, di mana warga yang memiliki KTP Minahasa Utara dilayani di fasilitas kesehatan tanpa dipungut biaya. Mari manfaatkan kesempatan hari ini. Jika ada pasien yang perlu dirujuk, kami akan mengatur agar tetap mendapatkan pelayanan tanpa biaya,” ujar Mingkid.
Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut untuk memeriksakan kondisi kesehatan sejak dini, sekaligus memperoleh penanganan yang sesuai apabila ditemukan gangguan kesehatan yang membutuhkan tindak lanjut.
Sementara itu, Ketua ILUNI UI Sulut, Dr. Joune Ganda, mengatakan kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian alumni kepada masyarakat. Pemeriksaan kesehatan gratis yang dilengkapi layanan dokter spesialis tersebut merupakan kegiatan perdana yang secara khusus dilaksanakan di Desa Kauditan Satu, Minahasa Utara.
Joune yang juga menjabat sebagai Bupati Minahasa Utara mengajak masyarakat memanfaatkan pelayanan kesehatan tersebut sebagai kesempatan untuk mengetahui kondisi kesehatan dan memperoleh konsultasi langsung dari tenaga medis.
Ia turut mengungkapkan rasa syukur atas capaian angka harapan hidup masyarakat Minahasa Utara yang pada 2025 mencapai 75 tahun.
“Saya bersyukur kepada Tuhan karena angka harapan hidup di Kabupaten Minahasa Utara pada tahun 2025 mencapai 75 tahun. Ini menunjukkan adanya peningkatan usia harapan hidup masyarakat di daerah kita,” ungkap Joune.
Menurutnya, upaya menjaga kesehatan masyarakat perlu terus didukung melalui pelayanan yang mudah dijangkau dan dapat dimanfaatkan seluruh lapisan masyarakat.
Melalui kegiatan yang menandai satu dekade kiprah ILUNI UI Sulut ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses pemeriksaan kesehatan, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.(***)







