Server Diuji, Sangihe Bersiap Terapkan Transaksi Non Tunai Berbasis Siskeudes ‎

‎Tahuna, BAROMETERSULUT.com– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Sangihe mulai mematangkan persiapan penerapan transaksi non tunai (TNT) berbasis aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes).
‎
‎Salah satu tahapan penting dilakukan melalui uji kelayakan server yang melibatkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Kepulauan Sangihe, Bank SulutGo Cabang Tahuna, serta CV Providence Informatics, Senin (10/8/2026).
‎
‎Uji kelayakan tersebut menjadi bagian dari persiapan teknis untuk memastikan infrastruktur teknologi informasi yang akan digunakan mampu menunjang penerapan transaksi keuangan desa secara digital.
‎
‎Dalam proses pengujian, sejumlah aspek menjadi perhatian, mulai dari konektivitas jaringan, stabilitas server, keamanan sistem hingga kesiapan integrasi dengan layanan perbankan.
‎
‎Langkah ini dinilai penting karena penerapan transaksi non tunai berbasis Siskeudes membutuhkan sistem yang tidak hanya siap secara aplikasi, tetapi juga memiliki infrastruktur pendukung yang stabil dan aman.
‎
‎Hasil uji kelayakan server selanjutnya akan menjadi salah satu dasar dalam proses pengajuan Application Programming Interface (API) kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
‎
‎API tersebut dibutuhkan agar aplikasi Siskeudes dapat terhubung dengan sistem layanan perbankan Bank SulutGo. Dengan adanya integrasi ini, proses transaksi keuangan desa nantinya dapat dilakukan secara lebih terstruktur dan terdigitalisasi.
‎
‎Penerapan sistem tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan keuangan desa. Selain itu, transaksi non tunai juga dinilai dapat memperkuat transparansi, keamanan dan akuntabilitas dalam setiap proses pembayaran.
‎
‎Digitalisasi ini sekaligus menjadi langkah untuk mengurangi ketergantungan terhadap transaksi secara tunai dalam pengelolaan keuangan desa.
‎
‎Kolaborasi antara Dinas Kominfo, Bank SulutGo Cabang Tahuna dan CV Providence Informatics menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh kebutuhan teknis terpenuhi sebelum sistem diterapkan secara lebih luas.
‎
‎Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui tahapan ini menunjukkan komitmennya untuk terus mendorong transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan, khususnya pada pengelolaan keuangan desa.
‎
‎Jika seluruh infrastruktur, sistem perbankan dan persyaratan integrasi dengan Kemendagri telah terpenuhi, penerapan Siskeudes berbasis transaksi non tunai diharapkan dapat segera direalisasikan.
‎
‎Langkah tersebut diharapkan tidak hanya memudahkan pemerintah desa dalam melakukan transaksi keuangan, tetapi juga menghadirkan tata kelola keuangan desa yang semakin transparan, efisien, aman dan akuntabel.
‎
‎Transformasi digital menjadi salah satu kunci menuju pengelolaan keuangan desa yang lebih modern dan terpercaya.
‎
‎

Yuk! baca berita menarik lainnya dari BAROMETER SULU di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *