Sukses di Papua, Steven Kandouw Tatap PON Aceh-Sumut 2024

Manado, BAROMETERSULUT – Provinsi Sulut baru saja melalui perhelatan PON XX Papua.

Sulut meraih hasil cukup memuaskan dengan perolehan 4 medali emas, 6 perak dan 11 perunggu.

Steven Kandouw Ketua KONI Sulut pun menatap PON XXI Aceh-Sumut 2024.

“PON berikut Aceh -Sumut 2024 diikuti 62 cabang,” kata Wakil Gubernur Sulut usai melantik kepengurusan KONI Minahasa Selatan di Kantor Bupati, Kamis (4/11/2021).

Ia meminta KONI Minsel mengelaborasi cabang olahraga yang akan dikembangkan.

Tidak usah 62 cabang olahraga yang akan tanding di PON 2024, namun pilih saja yang berpotensi.

Steven Kandouw mengatakan, pembinaan olahraga sudah bisa dimulai sejak SD. Sekolah ikut terlibat melakukan pembinaan olahraga prestasi

“Bupati perintahkan wajib pembinaan, entah beladiri, wush, atletik silat tiap tahun paling tidak ada pertandingan antar sekolah kelompok umur SD,SMP, dan SMA,” kata Mantan Ketua DPRD Sulut ini.

Pembinaan olahraga misalnya bisa menggunakan Dana BOS

Sebelumnya, Ketua KONI Sulut, Steven Kandouw melantik Franky Wongkar sebagai Ketua KONI Minahasa Selatan (Minsel) di Aula Kantor Bupati Minsel, Provinsi Sulut, Kamis (4/11/2021).

Steven Kandouw yang juga Pelantikan disertai pengukuhan kepengurusan lengkap KONI Minsel.

Pelantikan ditandai dengan mengucapa sumpah janji, kemudian penyerahan pataka dari Steven Kandouw ke Fraksi Wongkar sekaligus penandatanganan dokumen.

Steven Kandouw mengucapkan selamat kepada pengurus baru dilantik.

Ia menekankan ada 3 subtansi olahraga.

Pertama, olahraga sebagai alat untuk pemersatu bangsa di tingkat provinsi maupun kabupaten.

Kedua, olahraga merupakan alat mengharumkan nama bangsa. 

“Bangsa dunia ini olahraga jadi prioritas supaya bangsa dikenal dan diakui oleh negara lain.Banyak negara kecil prestasi luar biasa,” kata dia.

Ketiga, subtansi olahraga peningkatan Sumber Daya Manusia. 

“peningkatan SDM ini sama seperti road map Pak Presiden, dan Pak Gubernur,” ungkap Ketua Pengprov PELTI Sulut ini.

Peningkatan SDM itu meliputi, mantap intelektual, mantap spiritual, dan mantap fisiknya.

Steven pun menyinggung soal tanggung jawab, sense of belonging, integritas dalam mengelola olahraga. 

“Kekompakan ikhtiar dan semangat, kita  optimis Minsel berprestasi,” ujarnya.

Sementara itu, Frangky Wongkar mengungkapkan kesiapannya memimpin KONI Minsel.

“Saat penyerahan pataka tadi, Pak Steven sampaikan Minsel harus berprestasi, saya bilang amin dan iya,” kata Franky Wongkar yang juga Bupati Minsel ini.

Ia berkomitmen KONI akan jadi motor pembinaan atlet berprestasi membawa nama baik Minsel.

“Semua bisa terjadi jika kita bergandengan tangan, memilki dan bertanggung jawab. Saat dilantik katakan bersedia, jangan hanya di mulut tapi harus diikuti kerja, kerja dan kerja,” ujarnya.

Franky mengatakan, KONI Minsel akan mengembangkan cabang olahraga hingga melahirkan atlet berprestasi membawa nama baik Kabupaten Minsel dan Provinsi Sulut

(Rendy)

Yuk! baca berita menarik lainnya dari BAROMETER SULU di GOOGLE NEWS dan Saluran WHATSAPP

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *